45 capítulos Concluída Nadia Annara Shafa Sanjaya, atau gadis yang kerap kali disapa afa, tak pernah membayangkan bagaimana hidup di pesantren. Ia dipaksa, dititipkan pada doa-doa yang tak ia pahami, dan kehidupan yang rasanya dibatasi. Namun di tempat yang ingin ia hindari itulah, hatinya justru tersesat, tersesat pada rasa asing yang pertama kali ia rasakan.
Muhammad athaya depasel Hanafi, putra kiyai yang tenang dan berjarak, menjadi tujuan langkah Shafa bertingkah ugal-ugalan. Ia mengejar tanpa malu, melanggar batas tanpa takut, hingga tingkahnya itu menggerakkan hati depas untuk melihat ke arahnya.
Sayangnya, cinta itu datang terlambat. Defasel dijodohkan dengan Zahira-putri kiyai yang lembut, terhormat, dan satu-satunya orang yang paling Shafa percaya. Sahabat yang telah lama ia anggap sebagai kakaknya sendiri.
Di pesantren itu, Shafa belajar satu hal: tidak semua cinta datang untuk dimiliki, dan tidak semua luka boleh disuarakan.
"Hidup itu gak semulus yang dibayangkan. Ada kalanya kita gagal dalam menjalankan hidup. jika kita beruntung di keluarga, belum tentu kita beruntung dalam percintaan"
_moon