Katalis rasa - [BL] [End]

Katalis rasa - [BL] [End]

  • WpView
    Reads 10,579
  • WpVote
    Votes 456
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 9, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Zigo Pratama tidak pernah menyangka bahwa semester ini akan menjadi begitu melelahkan dan semua itu karena Gevan manusia yang selalu merasa lebih tahu segalanya, Gevan adalah tipe orang yang paling ingin Zigo hindari. Namun, takdir berkata lain. Sebagai rekan satu kelompok praktikum jurusan di kampusnya, mereka tidak punya pilihan selain bekerja sama. Awalnya, Zigo hanya ingin menjalani semester ini tanpa konflik. Ia berusaha menjaga jarak, menyelesaikan tugasnya, dan menghindari argumen yang tidak perlu. Namun, semakin sering mereka berinteraksi, semakin sulit baginya untuk mengabaikan kehadiran Gevan. Ada sesuatu di balik sikap dingin itu, sesuatu yang membuat Zigo penasaran. Di antara tabung reaksi dan laporan praktikum, perlahan tapi pasti, dinamika mereka mulai berubah. Gevan bukan hanya sekadar rekan satu kelompok yang perfeksionis, dan Zigo mulai menyadari bahwa perasaan yang tumbuh di dalam dirinya bukan sekadar kekesalan semata. Di dunia yang penuh dengan hitungan dan rumus, mungkinkah ada reaksi yang tak terduga di antara mereka? --- Maaf kalau ada pengejaan yang kurang benar, cerita masih dalam tahap revisi
All Rights Reserved
#177
gevan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • See You After Midnight [END]
  • Falling for You (SungWon)
  • Shameless | taesoo [✔]
  • Different Word
  • Hate To Love || [BL]
  • JEVIN AERA
  • Stumbled Into You
  • JENASAKA

[Reading List @RomansaIndonesia Oktober 2023 - Cerita Bangku Kampus] Hanya butuh waktu singkat bagi Linka Drisana untuk jatuh cinta pada Aldio Zefran Waranggana, seorang kakak tingkat dengan sejuta pesona. Bukan soal fisik belaka, melainkan diikuti pula oleh banyak hal-hal sederhana yang tak bisa Linka hiraukan begitu saja. Namun, sadar bahwa mereka "berbeda", yang dapat Linka perbuat hanyalah bersikap layaknya seorang pengagum rahasia. Setidaknya sampai Linka menginjak semester empat, di mana ia menyadari bagaimana semesta dan rencana tak terduganya mulai bermain peran. Diawali bertambahnya status Zefran sebagai sesama penghuni dalam naungan satu atap bangunan, hingga hari demi hari kisah di antara mereka terajut kian rapi selayaknya bayangan dalam angan. Semua terasa seperti mimpi hingga membuat Linka tak dapat mudah percaya, sampai keyakinan berhasil ia peroleh karena Zefran yang terus berupaya. Kendati demikian, pada akhirnya Linka tetap dihadapkan oleh fakta bahwa segala hal dalam hidup tidak melulu berjalan sesuai keinginan, serta bahagia yang sempat Linka rasakan boleh jadi memang hanya bersifat sementara. Dan, terkait dengan hal tersebut maka jalan terakhir yang dapat ditempuh hanya antara dua opsi: merelakan atau memperjuangkan? --- © January 2023 by Dinda Arula

More details
WpActionLinkContent Guidelines