Bayangan Dalam Kegelapan - ON GOING

Bayangan Dalam Kegelapan - ON GOING

  • WpView
    Reads 1,137
  • WpVote
    Votes 707
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 13, 2025
Seorang mantan agen rahasia, Marcello, hidup tenang sebagai detektif swasta setelah insiden tragis yang membuatnya keluar dari organisasi. Namun, kedamaian itu berantakan ketika sebuah kasus penculikan anak membawa Marcello ke dalam konspirasi besar yang menghubungkannya dengan masa lalunya yang kelam. Korban yang diculik bukan anak biasa--dia adalah kunci dari proyek rahasia pemerintah yang telah lama dihentikan. Semakin dalam Marcello menyelidiki, semakin banyak misteri yang terbongkar. Teman berubah menjadi musuh, musuh yang diyakini sudah mati tiba-tiba muncul, dan setiap petunjuk yang didapat justru membawa lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Di tengah pengejaran, Marcello menemukan bahwa penculik sebenarnya bukan hanya satu pihak, melainkan beberapa kelompok dengan agenda masing-masing. Dan yang paling mengejutkan, seseorang dari masa lalunya yang ia pikir sudah mati ternyata masih hidup--dan dialah dalang di balik semua ini. Dengan waktu yang terus berjalan dan ancaman semakin dekat, Marcello harus bertarung bukan hanya dengan musuh, tetapi juga dengan dirinya sendiri. Bisakah ia mengungkap kebenaran sebelum semuanya terlambat? Atau justru ia sendiri yang akan menjadi korban dari bayangan dalam kegelapan?
All Rights Reserved
#122
crimefiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DOSA DIAM
  • Orchid of Retribution
  • WHISPERS IN THE DARK
  • Stad Batavia
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • SECRET CODE
  • Drug Hunter
DOSA DIAM

Di balik pagar tinggi dan lantunan ayat yang terus mengalun, ada tempat yang tampak damai. Setiap hari diatur oleh jadwal yang sama, suara azan yang memanggil, dan wajah-wajah yang seolah tenang. Tapi ketenangan tak selalu berarti aman. Beberapa datang ke tempat itu untuk mencari ilmu, sebagian untuk mencari arah. Namun ada yang datang membawa beban yang tak kasat mata, beban yang tak bisa ditinggal di luar gerbang. Di dalam kamar-kamar sempit dan lorong-lorong yang tak pernah benar-benar sepi, sesuatu mengintai. Bukan sosok. Tapi perasaan. Tekanan. Dendam. Dan rasa bersalah yang tak pernah padam. Apa yang terjadi di masa lalu seolah terkubur rapi. Tidak ada yang berani membicarakannya, apalagi menanyakan. Tapi diam tidak pernah benar-benar memadamkan kebenaran. Ia hanya menundanya... sampai waktunya tiba untuk muncul dalam bentuk yang tak terduga. Dan ketika suara-suara samar mulai terdengar saat malam tiba, ketika tatapan menjadi dingin dan doa-doa terasa hampa-seseorang tahu bahwa tempat itu tidak lagi menjadi tempat berlindung. Tapi medan perang yang sunyinya bisa membunuh siapa saja yang memilih tetap diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines