Married to the Enemy [DIRA] - end

Married to the Enemy [DIRA] - end

  • WpView
    Reads 46,868
  • WpVote
    Votes 4,064
  • WpPart
    Parts 61
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
⚠️ WARNING: ada 18+ nya⚠️ Adara tak pernah mengira hidupnya bakal berubah secepat ini. satu hari, ia masih bebas, menikmati dunianya. keesokan harinya, ia duduk di pelaminan bersama pria yang bahkan tak mau menatapnya. "aku ga akan pernah mencintaimu." suara Dika dingin, menusuk hingga ke tulang. "jangan harap lebih." "aku juga gak butuh cinta dari orang yang bahkan gak punya hati." Adara balas menatap tajam. Dika tertawa kecil, gelap dan tanpa emosi. "bagus. kalau gitu, jangan ganggu hidupku." ---- "aku gak akan pura-pura lupa," suara Dika terdengar rendah, hampir berbisik. "tapi kalau kamu nyesel... aku gak bakal maksa." Adara menelan ludah, perasaannya campur aduk. ia tak bisa menyangkal bahwa ada sesuatu yang berubah di antara mereka. Dika akhirnya menoleh, matanya menatap Adara dengan sorot yang lebih lembut dari biasanya. "tapi aku gak nyesel." "Adara... kamu gak tau ya, betapa gila aku sekarang? aku kecanduan kamu." "mau tidur? boleh. tapi di bawah aku." vislok: Dika Adara Raka - Noah m5 Nathaniel - Kevin m5 gia - jenny m5 Juan - Gibran m5
All Rights Reserved
#9
dikaadara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • Tak Lagi
  • save me
  • Bukan salahmu
  • MY AMAZING GIRLFRIEND [COMPLETE]
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • PENGACARA HALAL KU

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines