Bang Hares ( on going )

Bang Hares ( on going )

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 12, 2025
Dunia yang sunyi, tanpa suara, dan tanpa kemampuan untuk mengutarakan perasaan membuat Hares hidup dalam kesepian yang pekat. Meskipun sesekali ia mengeluh dalam diam, Hares selalu teringat adiknya yang masih bersekolah-yang masih sangat membutuhkannya. Namun, keterbatasan yang dimilikinya justru membuat dirinya tidak diterima oleh sang adik. Jian-yang seharusnya menjadi pelipur dalam sepinya-malah menjauh, seolah malu mengakui keberadaan seorang kakak yang bisu dan tuli. Setiap tatapan dingin dari Jian adalah luka baru yang tidak bisa disuarakan. Setiap kalimat penolakan yang tidak terdengar justru menggema lebih nyaring dalam hati Hares. Malam-malamnya tidak lagi sepenuhnya sunyi. Kadang, Hares menemukan secercah harapan dalam sikap Jian yang mulai berubah. Tatapan yang dulu dingin perlahan mencair, menjadi lirih penuh pengertian. Meskipun belum sepenuhnya pulih, Hares tahu-di balik diamnya, Jian sedang belajar menerima. Dan bagi Hares, itu lebih dari cukup untuk terus bertahan.
All Rights Reserved
#42
ketenangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kue Manis & Rasa Pahit | Hyuckna
  • Sandyakala | Haechan
  • When this rain stops || NCT dream x 127 [END]
  • HOUSE OF 7 STRANGERS [SLOW UPDATE]
  • Rain || NCT dream [PRE ORDER!!!]
  • Jian Semestaku [END✓]
  • Aksara Rasa
  • My Everything || NCT dream [SUDAH TERBIT]
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Find Happiness || END

Haechan > Harsa Jaemin > Dikara Dikara cuma seorang penjaga toko. Takdirnya nggak semulus orang lain. Dia dituntut dewasa lebih cepat demi adik-adiknya, dan diminta mengalah terus-menerus demi kakak-kakaknya. Jadi bagian dari sandwich generation bukan hal yang mudah. Setiap hari, ada saja konflik, baik di rumah, maupun di tempat kerja, yang entah kenapa selalu berakhir di pundaknya. Yang Dikara inginkan sederhana, Sedikit ruang untuk bernapas. Menikmati sisa gaji yang pas-pasan untuk secangkir kopi di pinggir jalan, atau membeli kue manis yang dulu cuma bisa ia lihat dari balik etalase. Tapi hidup tak pernah benar-benar memberi jeda. Ekonomi keluarganya yang timpang membuat Dikara jadi seperti aset, dipakai untuk membayar semua biaya hidup masa lalu yang bukan salahnya. Sampai suatu hari, takdir sebagai kasir mempertemukannya dengan Harsa, seseorang yang sejak kecil punya segalanya, yang hidupnya tampak mudah dan nyaris tanpa luka. Namun justru Harsa lah yang menolak semua privilege-nya. Ia memilih kebebasan dengan cara yang tak biasa, dan perlahan, tanpa sadar, menarik Dikara masuk ke dalam labirin miliknya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines