Untuk sebagian orang, senja adalah akhir. Namun bagi Claire, senja adalah kata permisi paling indah untuk meninggalkan semua kelam. Sejak kecil, ia hanya mengenal pengucilan di rumah sendiri. Harga dirinya lebur, jiwanya merapuh. Ia memutuskan kabur jauh, menyeberangi lautan menuju kota asing demi mencari satu hal yang tak pernah ia dapat: kebahagiaan milik sendiri.
Disana ia bertemu Baskara, pemilik langit yang telah pecah. Ditinggalkan orang tua dan hancur karena kegagalan cinta, ia hidup dalam bayang-bayang trauma. Ia terbiasa menjadi badai, merusak siapa pun yang mendekat.
Mereka sama-sama tersesat, tapi di jalan yang berbeda. Claire mencari cahaya, Baskara terbiasa menolak terang.
Ketika dua jiwa yang remuk ini bertemu, mereka menyadari, cinta mereka memantulkan senja yang baru dan meninggalkan kelam masa lalu untuk mendatangkan cahaya di hari esok.
Mampukah mereka, yang sudah terbiasa hancur, saling menyelamatkan dan menulis ulang takdir mereka?
••••
🏢 SELURUH NAMA TEMPAT ADALAH KARANGAN FIKSI AUTHOR
Farez dan Shera, dua jiwa yang bertemu di tengah hiruk-pikuk kampus, memulai kisah mereka dari sebuah pertemuan tak sengaja Shera dan Farez bersingguhan di hari pertama Orientasi Studi. Dari kejadian sederhana itu, suasana hati Farez yang sempat meredup mulai berangsur cerah kembali, dan dia mulai menyelami sisi lain Shera yang awalnya acuh, tapi ternyata menyimpan ketulusan dan ketenangan yang indah.
Seiring waktu, hubungan mereka tumbuh perlahan dan berjalan sangat indah selama lebih dari tiga tahun, penuh dengan kebersamaan dan momen-momen manis yang membuat cinta mereka semakin kuat.
Namun, bayang-bayang masa lalu muncul kembali, saat sosok yang pernah menjadi bagian dari hati Farez, kembali mengusik ketenangan hubungan mereka. Ketidaksempurnaan masa lalu yang tak pernah benar-benar usai ini mengoyak kepercayaan Shera dan menuntunnya pada pencarian jawaban yang selama ini disembunyikan.
Dalam pusaran rasa cemburu, keraguan, dan keinginan memahami, apakah cinta Farez dan Shera akan mampu bertahan di bawah bayang-bayang kenangan yang belum selesai? Atau apakah jejak lama itu akan menghapus kisah yang telah mereka rajut bersama?