Rumah Terakhir?...

Rumah Terakhir?...

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 13, 2025
Dulu, rumah adalah tempat paling aman bagi Zella Laurensia Dirgantara. Dulu, keluarganya penuh dengan canda tawa dan kehangatan. Tapi kini, semua itu berubah menjadi siksaan. Setiap hari, rumahnya dipenuhi suara tamparan, teriakan, dan barang pecah yang berserakan di lantai. Ayah dan ibu yang dulu saling menyayangi kini hanya saling menyalahkan, sementara Zella terjebak di tengah-tengah. Ia dipaksa menjadi sempurna, harus selalu menjadi yang terbaik di sekolah, dan setiap kesalahan kecil dibalas dengan hukuman yang menyakitkan. Tak ada tempat untuknya mengadu. Tak ada bahu untuk bersandar. Luka-luka di tubuhnya mungkin bisa sembuh, tapi luka di hatinya? Tidak ada yang tahu seberapa dalam. Bisakah Zella menemukan jalan keluar dari neraka yang disebut rumah ini? Atau akankah ia selamanya terjebak dalam penderitaan yang tak terlihat? --- note: maaf jika salah kata atau typo dalam cerita
All Rights Reserved
#178
zean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙓𝘼𝘾𝙄𝙀𝙍𝙔𝘼
  • SENJA
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • LENGKARA
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • 𝑾𝒉𝒆𝒓𝒆 𝑰𝒔 𝑴𝒚 𝑯𝒐𝒎𝒆?
  • Ayah, Ibu, Kemana Aku Harus Pulang? (On going)
  • Broken Home (Completed)

apakah masalah keluarga xaxa dapat terselesaikan begitu saja? pindah rumah ternyata jalan terbaik. ada pepatah yang mengatakan untuk tidak pernah kabur dari masalah.namun jika masalah itu semakin mendorong kita untuk jauh lebih dalam terjatuh dalam kegelapan,kenapa kita tidak boleh menghindar sejenak? •ᴍᴇʟᴜᴘᴀᴋᴀɴ ᴛɪᴅᴀᴋ sᴇᴍᴜᴅᴀʜ ᴍᴇɴɢᴜᴄᴀᴘᴋᴀɴ ᴋᴀᴛᴀ ᴍᴀᴀғ• ĐɆ₦Đ₳₥ ł₦ł ₳฿₳Đł

More details
WpActionLinkContent Guidelines