Dewasa?
  • WpView
    Leituras 44
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, mai 13, 2026
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Amadurecimento (Coming of Age)
Abuso e Trauma
Vida Familiar
"Dewasa" Sebuah kata yang sering mereka dengar, tapi tak benar-benar mereka pahami. Sebenarnya apa makna di balik kata itu? Apa mungkin itu tentang usia? Tanggung jawab? Kebebasan? Ah atau justru kehilangan? Dalam perjalanan mencari makna kata itu, mereka menghadapi luka yang tak pernah mereka duga. Persahabatan diuji, impian dipertanyakan, dan realita tak selalu sejalan dengan ekspektasi. Ada beban yang terasa terlalu berat, ada keputusan yang harus diambil sebelum mereka siap. Pada akhirnya, mereka menyadari- dewasa bukan hanya sekedar angka atau pencapaian. Ini tentang menerima, tentang kehilangan, tentang bertahan... dan tentang mencari jati diri di tengah dunia yang terus berubah. "Sekalipun iya, itu karna gue ngasi ke orang yang makannya kaya lagi di sidang" - Kei "ya elah, drama lo makin aneh aja sak" - Rayyan _"karna ... dunia ini adalah panggung sandiwara kawan ku" - Saka _"Haha, kayanya kita emang udah harus mikirin ini sih. Udah cukup buat dramanya selama ini, saat nya fokus" - Zain Karena menjadi dewasa bukan sekadar bertambah umur, tapi tentang memahami arti hidup.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • KAIREL [END]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • gua abang lo bukan ade lo
  • ADRIEL
  • (End) Dear, Your My Special One
  • Sebuah Rasa
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo