Story cover for EPIDEMIC by rickywputra
EPIDEMIC
  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Mar 09, 2025
Putra, Nanda, Lala dan Rosa berjuang untuk menyelamatkan dunia dari wabah virus, yang telah menghancurkan Kota Jakarta. Mereka bekerja sama untuk mendapatkan antivirus dari kelompok "Tengkorak". Berkat usaha mereka akhirnya antivirus dapat diproduksi massal dan untuk pertama kalinya sejak wabah dimulai, mereka bertiga memberikan harapan pada umat manusia untuk memperbaiki hidup kembali.
All Rights Reserved
Sign up to add EPIDEMIC to your library and receive updates
or
#97wabah
Content Guidelines
You may also like
How to Survive by LNVerenne
45 parts Complete
Riri menyibakkan rambut hitamnya, "persediaan makanan kita menipis. Kita gak bisa bertahan terus di sini." "Tempat yang paling deket dari sini, ke mana?" Abil membersihkan kacamatanya dengan ujung hijab yang sudah tak dicuci berhari-hari. "Supermarket di tengah kota," Azura menjawab dingin sambil menatap kedua orangtuanya terkurung di balik pintu kamar mandi. Pupil Bian mengecil. Semua orang tahu apa yang akan menjadi keputusan Abil. Seketika si gadis tomboy berdiri. "Supermarket itu terlalu luas dan bahaya. Jangan tolol! Nyawa kita cuman satu!" Nawa mengangguk cepat, wajah memerah menahan tangis, napasnya memburu, "aku gak mau ke supermarket! Gak! Gak mau!" "Terus mau gimana? Mati perlahan di dalam sini? Mikir dong! Jangan karena takut, kalian milih mati kelaparan. Perlu ada kanibalisme dulu baru mau keluar?" Mata Abil memerah penuh gelora emosi dari balik kacamata yang engselnya patah akibat pukulan Bian minggu lalu. Azura memutar matanya malas, situasi sialan ini membuat semua orang lebih sensitif. "Udah-udah!" Nayara melerai. "Memungkinkan gak kalau kita cek ke rumah-rumah sekitar? Siapa tau Alex di sana masih tingkat 1. Bian bener, supermarket terlalu luas dan beresiko. Kita coba cari dulu di rumah sekitar, kalau gak ada, baru kita ke supermarket." Seketika ruangan senyap mencerna kalimat Nayara yang selalu bisa menengahi perdebatan mereka. "Jadi, guys sekarang mereka masih diskusi-" "LETTA!!" Bentakan teman-temannya langsung menyentak si gadis ikal. "Le, matiin," pinta Nayara sambil memberi tempat kosong untuk Letta. *** Hidup para remaja itu berubah ketika penyakit tidak jelas mulai menjelajah kota Bandung. Hidup berbulan-bulan tanpa orang tua dengan pola pikir yang masih kekanak-kanakan. Bagaimana cara mereka bertahan hidup dengan 7 kepribadian yang saling bertentangan? Bertemu dengan banyak orang dan berbagai kejadian. Merubah masing-masing mereka jadi sosok lain. Berhasilkah mereka bertahan hidup? Atau semua kembali pada keputusan mereka?
You may also like
Slide 1 of 8
Mayat Hidup cover
How to Survive cover
Forsaken cover
ZOMBIETIDE cover
HOME · [JENLISA] E-BOOK cover
World Of Chaos  cover
FROM SCHOOL TO CITY (END) cover
School scandal 1: Virus-J  cover

Mayat Hidup

21 parts Ongoing Mature

Ketika Jakarta dilanda wabah yang mengubah manusia menjadi mayat hidup, Ali Syaputra, seorang pekerja kantoran, harus melarikan diri dari kota yang dipenuhi kekacauan. ia menghadapi bahaya di setiap sudut, baik dari makhluk buas maupun manusia yang putus asa. Dalam perjalanan penuh risiko, Ali menemukan keberanian dan kecerdikan yang mengubahnya dari orang biasa menjadi pemimpin yang tangguh di tengah kehancuran dunia.