Dalam Diam, Aku Pamit [ TAMAT ]

Dalam Diam, Aku Pamit [ TAMAT ]

  • WpView
    Reads 6,625
  • WpVote
    Votes 1,547
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 9, 2025
Jika diberi pilihan, Kanaya ingin tetap hidup seperti biasa, bangun setiap pagi, berangkat ke sekolah, bercanda dengan sahabatnya, dan pulang ke rumah untuk mendengar ocehan kakaknya. Namun, kenyataan tidak sebaik itu. Hidup telah menuliskan akhir yang berbeda untuknya. Setiap detik yang berlalu bukan hanya hitungan waktu, tetapi juga pengingat bahwa ia tidak akan bisa melihat masa depan seperti orang lain. Ia tidak akan sempat dewasa, tidak akan sempat mengejar mimpi-mimpinya, dan mungkin... tidak akan sempat mengucapkan selamat tinggal. Tapi, Kanaya memilih merahasiakan semuanya. Baginya, kebahagiaan orang-orang yang ia sayangi lebih penting daripada kejujuran. Selama mereka masih bisa tertawa bersamanya, selama mereka tidak mengasihaninya, maka semua kepura-puraan ini masih bisa ia pertahankan. Namun, kebohongan tidak bisa selamanya disembunyikan. Lambat laun, kebenaran akan muncul-dan pada saat itu, Kanaya hanya bisa berharap mereka tidak membencinya karena telah menyembunyikan sesuatu yang begitu besar. Karena bagaimana pun juga, ini bukan kisah tentang seorang gadis yang bertahan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang sedang berpamitan, dengan cara yang paling indah yang bisa ia lakukan.
All Rights Reserved
#373
ahyeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Baby Canny
  • taruhan ,Heejake
  • DUNIA HAMPA
  • [ SAMA tapi BERBEDA ]
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • ARTERI (A1- ARKA)
  • GUILTY AS SIN
  • HEY BROTHER!  [ ENHYPEN ]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines