Jejak Waktu

Jejak Waktu

  • WpView
    Reads 6,239
  • WpVote
    Votes 785
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 20, 2025
Hidup Nadira selalu biasa saja-rutinitas kuliah, hiruk-pikuk kota, dan akhir pekan yang dihabiskan dengan membaca novel di rumah orang tuanya. Namun, semua berubah ketika ia memutuskan untuk menginap di rumah kakak laki-lakinya di pinggiran kota. Malam itu, sang kakak pulang dengan wajah panik, membawa seorang pria yang hampir tak sadarkan diri. Jaket biru lusuh yang dikenakan pria itu berlumuran darah, seolah baru saja keluar dari medan perang. Siapa pria ini? Dari mana asalnya? Dan yang lebih aneh, mengapa penampilannya tampak seperti milik seorang tentara dari masa lalu? Tidak hanya itu, beberapa hari kemudian kakaknya memungut pria asing lagi kerumahnya. Tapi kali ini tampilannya layaknya seorang tuan muda terpelajar dengan jas elegannya. "Nona! Kenapa cermin hitam ini bercahaya!" "Itu namanya HP, Pierre!" "Nona, bagaimana pandangan anda mengenai kutipan Karl Marx?" "Dan saya bukan komunis, Malaka!" "Jangan anda susupkan pandangan komunis ke nona, Malaka!" Dua pria aneh yang datang tiba-tiba ini memiliki pemikiran yang sangat bertolak belakang, Malaka adalah penganut paham komunisme dan Pierre adalah pembenci komunisme. Dan tidak lupa Nadira sebagai wanita anti kebijakan-kebijakan aneh pemerintahan masa sekarang. Bagaimanakah perjalanan hidup mereka yang penuh perbedaan ini? Siapakah dua pria asing itu? Dan bagaimana mereka bisa bertemu dengan kakak laki-laki Nadira?
All Rights Reserved
#52
pierre
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?]
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Kosan Malapetaka
  • Since 1965 [Pierre Tendean]
  • TimeLine : Love For REAL
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • TENDEANSTRAAT

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines