Catalyst Ambisi

Catalyst Ambisi

  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing15m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 14, 2025
"In the depths of rivalry, hidden truths ignite." Di Catalyst AMSISI, dua jenius OSN kimia. Intan Alveria dan Ezra Ardias Wibawa beradu ide dan emosi dalam debat yang melampaui batas ilmu kimia. Mereka tidak hanya bertarung dengan teori, tetapi juga dengan strategi, ambisi, dan rahasia yang terus terungkap. Setiap reaksi, setiap perhitungan, menyimpan misteri yang menggugah rasa ingin tahu, sementara intrik dan konspirasi mengaburkan batas antara kebenaran dan pengkhianatan. Di tengah persaingan yang memanas, kehadiran karakter-karakter tak terduga-Elara, Aurora, Lena, Jensen, Heksa, dan sosok misterius Damian-menambah lapisan kompleksitas. Mereka hadir dengan peran yang beragam. Ada yang setia mendukung, ada pula yang diam-diam merencanakan langkah untuk mengacaukan tatanan. Pesan-pesan misterius, eksperimen yang tak berjalan seperti semestinya, dan perdebatan lintas disiplin memaksa mereka untuk mempertanyakan segalanya. Cerita ini mengajak kalian menyelami dunia di mana setiap reaksi kimia adalah kunci untuk membuka tabir rahasia yang lebih dalam, sebuah perjalanan yang memadukan semangat, pengetahuan, dan konflik batin yang intens. "Every spark of insight holds the power to change everything."
All Rights Reserved
#666
chemistry
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Reason We Broke Up
  • PELUANG: MotoGP Uzair Abedeen
  • Dan Aku Jatuh Dalam Matamu [ COMPLETE ]
  • Asmaraloka Saptakāla
  • DUNIA EKSPERIMEN
  • Thorn of the Silver Crown
  • BABY ANGEL || Junkyu

Cerita ini adalah hasil terjemahan. Bukan hasil karya saya. Novel ini berisi adegan dewasa. Jadi, mohon kebijakannya. *** Impianku adalah kamu, Na HaYeon. Model HaYeon telah lama menjalin hubungan dengan aktor Taewan. Cinta yang dimulai pada usia delapan belas tahun akan berakhir pada usia dua puluh sembilan tahun. "Ayo kita putus sekarang, Taewan. Mari berhenti." "Kenapa kamu ingin putus? Apakah kamu memberitahuku bahwa cinta itu hilang?" "Tidak, cintanya belum hilang." Cinta itu tidak pernah hilang sedetik pun. Sejak dia berjalan dengan latar belakang musim semi, pemandangan itu selalu ada. "Aku masih mencintaimu." "Lalu mengapa?" Taewan berteriak seolah dia tidak mengerti. "Aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk mencintaimu besok." "......" "Itulah alasannya." Aku, orang yang memberitahumu ini adalah akhir meskipun aku bilang itu bukan akhir. Kamu, orang yang mengetahui ini adalah akhir tetapi tidak dapat mengakhirinya. Cinta ini yang hanya memberi kita lebih banyak luka saat kita tetap bersama. Akankah kita bisa melindunginya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines