Family Time

Family Time

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 21, 2025
rumah adalah istana, tidak bagi seorang Noah. rumah adalah jurang kehidupan. setiap noah menginjakan kaki di depan pintu rumah dia merasa seolah dirinya sudah berada di tepi jurang yang sebentar lagi akan terguling gulang jatuh kebawah sana, yang gelap, sepi, dan sendiri. suasana rumah Noah tidak seperti rumah rumah lain, rumah mewah ini bagaikan rumah kosong tak berpenghuni hanya dia sendiri terduduk sepi di sini setiap harinya. sesekali rumah ini akan ramai namun keramaian yang selalu menjadi beban Noah, keramaian yang di timbulkan keributan dari kedua orang tuanya entah mengapa selalu saja ada keributan tak perna ada balutan kasih sayang dan saling menyayangi di rumah itu. Noah akan lebih memilih sepi, sunyi dan sendiri ketika kedua orang tuanya sibuk dengan dunianya di banding kedua orang tuanya pulang hanya membawa pisau dan anak panah yang selalu siap meghantam tubuh Noah sebagai pelukan pertemuan.
All Rights Reserved
#167
bunuhdiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • 𝙓𝘼𝘾𝙄𝙀𝙍𝙔𝘼
  • RUMAH KITA
  • Kesedihan [SELESAI]
  • PRIHAL RUMAH DAN SEISINYA | ENHYPEN
  • CEMARA
  • aku juga putramu.
  • Home?
  • This Is Not My House

Zayra Azalea. Gadis yang tumbuh dalam rumah megah, namun kehilangan makna dari kata "rumah" itu sendiri. Ia terlalu sering membungkam tangis, menyembunyikan luka, dan menyusun senyum agar terlihat baik-baik saja... di bawah atap yang salah. ______ Kenyataan yang selama ini tersembunyi ternyata lebih dalam dari yang dikira. Sebuah identitas yang tak pernah terungkap, dan satu kebenaran yang membalikkan segalanya. Ada saatnya kita tahu lebih banyak dari pada yang orang lain pikirkan. Tapi diam adalah pilihan terbaik, untuk melindungi diri, dan agar tak melukai hati siapa pun. Namun, ketika sebuah surat terbaca, penyesalan pun bergemuruh, mengungkap kedalaman rasa sakit, yang selama ini tersembunyi. Siapa sebenarnya yang kita anggap sebagai keluarga? Dan siapa... yang paling pandai menyembunyikan luka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines