Cinta 1653 Mdpl: Takdir di Atas Awan

Cinta 1653 Mdpl: Takdir di Atas Awan

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 10, 2025
Di ketinggian 1.653 meter, di batas langit yang bertaut dengan bumi, dua jiwa yang tak pernah merencanakan perjumpaan justru saling menemukan dalam kebisuan semesta. Kabut menari di antara pepohonan, membisikkan rahasia yang hanya bisa dipahami oleh hati yang sedang belajar mengenal. Angin yang berembus bukan sekadar udara yang berlari, tetapi utusan takdir yang membawa bisikan perasaan yang diam-diam tumbuh. Gunung menyimpan banyak rahasia, tentang sunyi yang lebih jujur dari kata-kata, tentang jejak yang ditinggalkan bukan hanya di tanah, tetapi juga di hati. Tapi di antara semua yang tersembunyi, yang paling tak terduga adalah bagaimana langkah-langkah kecil, yang awalnya hanya bagian dari perjalanan, perlahan menuntun hati pada satu nama yang tak lagi bisa diabaikan. Rintik hujan jatuh seperti tanda baca pada cerita yang sedang ditulis semesta, membasahi tanah yang dingin, menghidupkan perasaan yang tak bisa dihindari. Angin mendesir, mencoba menjadi pengingat bahwa logika selalu ingin membangun dinding, tetapi cinta selalu tahu cara meruntuhkan tembok yang paling kokoh. "Cinta 1653 Mdpl" bukan sekadar kisah pertemuan di puncak, bukan hanya tentang dua pasang mata yang saling menangkap sorot rindu yang belum tersadari. Ini adalah cerita tentang perasaan yang tumbuh di antara bebatuan yang kasar, mengakar di tanah yang dingin, dan tetap bertahan meski badai mencoba mencabutnya. Tentang cinta yang tak mencari tempat untuk singgah, tetapi menemukan rumahnya sendiri di dada seseorang.
All Rights Reserved
#584
fiksiumum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Berbalut Puisi
  • Bumi & Takdirnya
  • Salah Target [Unpublish]
  • Shadows of the Main Story
  • AETERNA  | Selesai✓
  • WEDDING VOWS
  • Korban silaturahmi [TAMAT]

Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".

More details
WpActionLinkContent Guidelines