Celah Dilema

Celah Dilema

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 5, 2025
Di antara jarak yang tak terjangkau, ada bisikan yang tertahan. Dalam langkah-langkah yang tak pernah bertemu, ada rindu yang terus menggema. Kumpulan puisi ini bercerita tentang perasaan yang menggantung di udara, luka yang bersembunyi di balik senyum, dan cahaya yang enggan menyentuh bayang-bayang. Kata-kata menjadi saksi perjalanan hati yang tersesat di celah tak kasatmata-antara harapan dan ketakutan, antara kepergian dan penantian. 💫 Jika angin bisa menyimpan rahasia, jika malam bisa memeluk duka, maka inilah nadanya. Sebuah kisah sunyi bagi mereka yang pernah merasa ada, tapi tak benar-benar dimiliki. Apakah kau pernah berdiri di antara sebuah celah-tak bisa melangkah maju, tapi tak ingin berbalik?
All Rights Reserved
#18
puisirindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • HOME FOR WOUNDS
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Tentang Luka yang Begitu Setia
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Telatkah Kukatakan Ana Uhibbuka Fillah (Sudah Terbit)
  • TENTANG RASA
  • Segala Tentangmu ❝
  • ANTARA DOA DAN RASA

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines