Meneer, You not ended at my story.

Meneer, You not ended at my story.

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 21, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
kecantikkan unik yang jauh di selatan java, tidak di lihat sebelum kau menyadarinya. satu tumbuh di antara ribuan bunga yang begitu mirip, dan harus kau jeli mencarinya. "cantik, anggun, lemah lembut, primadona di semua kalangan ......" "hey, bukan dia yang ku ingin dengar! temannya itu." "maaf meneer ......tunggu! gadis itu punya teman?" "akhhhhh .... sia-sia meminta bantuan mu." kisah seorang gadis dengan hidup teman nya yang penuh drama, namun dia gadis yang tak terduga dengan ide gila meneer yang akan jadi atasan nya, namun apa yang membuat nya tertarik pada gadis itu. "Jadi kau!" "Siapa? Jika anda mencari teman saya, anda lihat dia tidak bersama saya!" "Oh! Tidak maksud saya itu nini bukan teman anda!" "Saya bukan Nini, dan maksud mu apa mencari saya!" Was-was nya. Start: ? End: ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa (Forget Me Not)
  •  𝐄𝐥𝐢𝐳𝐚𝐛𝐞𝐭𝐡 [END]
  • Mimpio Aku, Cah Ayu
  • Knielen
  • [Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh
  • Gundik

"Bunganya udah layu, Sa. Yakin mau dibeli? Nanti sampai rumah juga mati." "Gak apa-apa. Gw pastiin bunga ini gak akan mati. Layu bukan berarti mati, kan? Gw bakal rawat bunga ini... terus kasih ke Ayah." Ia tidak memilih mawar, tak pula melati. Hanya bunga kecil yang nyaris mati-seperti dirinya sendiri. Hari demi hari, ia rawat bunga itu seakan sedang menjaga harapan yang hampir padam. Rapuh, tapi belum sepenuhnya punah. Namun di Hari Ayah, harapan itu kembali layu. Bunga itu ditolak, bahkan sebelum sempat menyampaikan maksudnya. Dan malam itu... ia tak pernah pulang. Namun nyatanya, Tuhan itu adil. Setelah semua luka, setelah semua kejatuhan... Tuhan menghadirkan satu suara-yang tak menghakimi, tak pula menuntut. Hanya berkata pelan: "Sama gw, Sa. Sama gw terus. Kalo boleh berharap, semoga suatu hari nanti gw bisa jadi alasan lo buat pulang." Angkasa (last flower) "Forget me not" Warning ⚠️ Thriller × Angst × Crime !!! Cerita ini mengandung unsur thriller yang menegangkan, serta banyak adegan kekerasan, darah, kriminalitas, dan teka-teki. Harap bijak dalam memilih bacaan. ‼️⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines