cinta yang ter-abaikan

cinta yang ter-abaikan

  • WpView
    Dibaca 16
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mar 11, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
Haruskah aku patah hati? Menyerahkan hatiku pada kepingan-kepingan luka, ataukah aku harus mengizinkan air mata menetes pada bunga yang layu? Cintaku tak pernah usai menemanimu, tapi mengapa kamu menutup seolah aku tidaklah ada, Tak layak kah aku untuk bersanding denganmu atau memang kamu tak menginginkan hadirku padamu Haruskah berakhir, ataukah aku pergi demi bahagiamu itu? Tapi pernahkah kamu bertanya, betapa aku mencintaimu lebih dari sekedar waktu dan taukah kamu semua tentangmu adalah hidupku Lantas mengapa kamu seakan menganggapku angin lalu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Let Me Be The One  ✅
  • Mahligai Sunyi
  • Eustoma
  • Sekali Lagi
  • Jodoh
  • Yang Terlupakan
  • Datang Untuk Pergi
  • Give Me Love

Aku hanya mampu berdiri di ambang pintu kamarku, menyaksikan tawa lepas mereka, kebersamaan mereka, canda tawa mereka, dan kebahagiaan yang terpancar jelas dari raut wajah mereka. Masihkah aku dianggap dalam keluarga ini? Masihkah aku terlihat dalam keluarga ini? Masih adakah aku dalam hati mereka? Atau mungkin aku hanya dianggap angin lalu yang sama sekali tidak penting dan tidak ada gunanya? Tanpa terasa air mata ini sudah mengalir deras, mengalir membasahi pipiku, aku tak berniat untuk menghapusnya, karena aku yakin air mata ini akan terus mengalir walau aku sudah beberapa kali menghapusnya. Hatiku sangat perih, dadaku begitu sakit, kepalaku mulai terasa pusing dan berat, memang hanya rasa sakit lah yang selalu setia menemaniku saat aku merasa sendiri dan terasingkan seperti ini. Sering aku bertanya-tanya, apakah aku bukan anak kandung mereka? Apakah kehadiranku di dunia ini sama sekali tak di inginkan? Apakah aku hanya anak terbuang yang di pungut oleh mereka? Perasaan sakit dan rasa iri ini selalu membuatku bertanya-tanya dalam hati, namun aku tahu bahwa aku tak sepantasnya untuk bertanya seperti itu, biar bagaimana pun mereka adalah keluarga yang menjaga dan mengasihiku selama ini.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan