Sleep Time Traveller

Sleep Time Traveller

  • WpView
    Reads 179
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 7, 2025
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Kembali ke masa lalu memang menghadirkan keindahan, nostalgia yang membuai, namun bukan di sana tempat hati seseorang berlabuh. Setiap kali Rama terlelap, ia terlempar ke masa lalu, ke hari-hari yang telah berlalu. Perjalanan Rama di lorong waktu ini diwarnai oleh berbagai emosi. Kebahagiaan saat bertemu kembali dengan orang-orang terkasih, kesedihan saat menyadari bahwa momen-momen itu telah berlalu, dan ketakutannya akan terjebak di masa lalu. Namun, pertanyaan besar terus menghantui Rama: mampukah ia kembali ke masa kini? Mampukah ia mengakhiri maraton waktu yang menggerogoti jiwanya setiap malam? Apakah ada jalan keluar dari labirin memori ini, ataukah ia ditakdirkan untuk terjebak dalam pusaran waktu selamanya? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
All Rights Reserved
#240
mesinwaktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DWIKARA : Tak terhentikan seperti Waktu
  • Bintang Untuk Nara
  • Jejak Waktu yang Terlupa
  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • in ROOM
  • BACKWARDS (spartace ff)

genre:-Fantasi -Drama -petualangan -Fiksi ilmiah -time travel sinopsis: Kala, seorang pemuda dengan masa lalu kelam, hidup dalam bayang-bayang penyesalan dan rasa kehilangan. Suatu hari, saat terbaring koma di rumah sakit, ia bertemu dengan Oren, seekor kucing oranye misterius yang mengaku bisa membawanya kembali ke masa lalu. Tanpa berpikir panjang, Kala menerima tawaran itu, berharap bisa memperbaiki hidupnya dan menyelamatkan orang-orang yang ia sayangi. Namun, perjalanan waktu ternyata tidak sesederhana yang dibayangkannya. Setiap perubahan yang Kala buat membawa konsekuensi yang tak terduga, mengguncang masa kini yang selama ini ia kenal. Kala harus berhadapan dengan kenyataan bahwa waktu tidak bisa dikendalikan sesuka hati, dan menerima bahwa tidak semua luka bisa disembuhkan. Di tengah perjuangan menghadapi takdir dan masa lalu yang tak terhindarkan, Kala belajar tentang arti memaafkan diri sendiri dan merelakan apa yang sudah terjadi. Akankah ia mampu menemukan kedamaian yang selama ini ia cari?

More details
WpActionLinkContent Guidelines