Seketika Cinta Itu Pulang

Seketika Cinta Itu Pulang

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 11, 2025
Kalea mencintai Keenan sejak SMP. Diam-diam, dalam senyap, tanpa pernah benar-benar dilihat. Ia menunggu, bertahan, hingga akhirnya menyerah... dan memilih pergi. Tahun berganti. Di bangku SMA, mereka bertemu kembali. Kali ini, Keenan yang mencari, Kalea yang menghindar. Dulu, ia hanya berani menatap punggung Keenan dari jauh. Kini, Keenan menoleh-saat Kalea hampir tak lagi percaya. Ini adalah kisah tentang cinta yang sempat hilang arah, tentang harapan yang terkubur waktu, dan tentang perjalanan panjang yang membawa mereka kembali pulang... pada satu sama lain. Karena terkadang, yang kita tunggu begitu lama... akhirnya datang, tepat ketika kita hampir menyerah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • When Fate Brings Us Together Again
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • one step to the heart
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI

(19+) Ini bukan tentang kisah cinta jarak jauh, melainkan tentang logika dalam mencintai. *** Shanaya Kaifa adalah pelajar muda yang sangat giat juga tekun dalam belajar. Tergila-gila pada novel dan mengidolakan seorang penulis terkenal. Sekilas, hidupnya terlihat indah serta normal, akan tetapi, banyak luka dan penderitaan yang dia tangung seorang diri. Hingga takdir menyeretnya untuk bertemu dengan sang idola, awalnya ia sangat senang, sebelum berubah sedih karena semua hal tak seindah yang dibayangkan. Dia pergi, mengubur semua mimpinya serta kembali pada kenyataan. Memilih giat belajar dan bekerja keras guna mewujudkan tujuannya sendiri. Melupakan hal yang sedari awal menjadi cita-citanya. # Mobil yang dikendarai Axel melaju kencang di jalan raya. Tidak peduli hujan deras dan jalanan licin tetap terus menambah kecepatan, bahkan beberapa kali menerobos lampu merah demi segera tiba di tempat tujuan. Hingga pada perempatan lampu merah muncul sebuah truk berkecepatan tinggi. Axel kaget, menekan pedal rem sekuat tenaga agar terhindar dari kecelakaan. Mengakibatkan mobilnya tergelincir serta berguling di aspal sebelum terbalik. Sedangkan kondisinya terluka parah dengan sekujur badan berlumuran darah. Bruuk ... druaak ... duaar Kepala Axel terasa sangat sakit, pandangan matanya kabur dengan kondisi badan tak dapat bergerak. Ia mencoba berteriak meminta pertolongan, tetapi suaranya tertahan di tenggorokan. Hanya mampu merintih pelan, berharap masih memiliki kesempatan untuk berjumpa dan meminta maaf pada kekasihnya. "Shanaya ... maafkan aku." Sesudah itu semuanya menjadi gelap. Axel kehilangan kesadaran dan mengalami pendarahan hebat pada beberapa anggota badan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines