Bagi seluruh rakyat, Reinhard von Lichtenlande adalah seorang pahlawan revolusi, tapi bagi Theresia, laki-laki itu hanyalah penjahat kejam yang telah merenggut segala yang ia miliki.
Harta, takhta, titel kebangsawanan, serta kehormatannya sebagai perempuan, tak ada satu pun yang laki-laki itu sisakan dalam dirinya. Bahkan meski kala itu ia masih berusia 14 tahun, laki-laki yang masih berstatus sebagai tunangannya itu tega merenggut kesuciannya.
Kejam. Duke Lichtenlande yang dipuji rakyat sebagai peminpin yang arif dan bijaksana itu tidak lain dan tidak bukan adalah musibah dan malaikat maut bagi dinasti Theorian. Lelaki-perempuan, dewasa-kanak-kanak, bahkan bayi baru lahir pun seluruhnya ia bantai tanpa belas kasih.
Yang tersisa hanyalah mantan tunangannya, Theresia von Theoria yang ia yakini tidak akan berumur panjang lagi.
Ketika bulan merah muncul setiap 100 tahun, seorang wanita dengan tanda bulan di punggungnya akan membangkitkan Darah Purba - kekuatan yang mampu membuat satu klan berkuasa selamanya... atau membinasakan semuanya.
Araya adalah wanita itu.
Namun untuk mengaktifkan kekuatannya... ia harus memilih satu dari dua serigala
Sang Alpha sempurna... atau Sang Bastard terkutuk.
"Cinta segitiga itu nyata. Yang palsu adalah janji mereka." - Araya Deluna Velmora