EMON 17
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 21, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kota ini, dengan segala diamnya, seakan mengajarkanku bahwa keindahan tak selalu harus berisik. Kadang, ia hadir dalam bentuk ketenangan yang membungkam semua kegaduhan di kepala. Ada alasan mengapa kota ini sangat berbeda. Bukan seperti Jogja yang dikenal romantis, di mana setiap sudutnya seperti menyimpan kisah cinta yang tak lekang waktu. Bukan pula seperti Bandung yang dikenal puitis, dengan kabut pagi dan aroma kopi yang seolah sengaja diciptakan untuk memeluk hati. Bojonegoro... ia punya cara sendiri. Cara yang tak selalu manis, namun anehnya tetap membuatmu ingin kembali. Di kota ini, oleh-oleh yang paling sering dibawa pulang bukanlah makanan khas atau kerajinan tangan, melainkan PATAH HATI. Entah kenapa, Bojonegoro seperti punya bakat alami untuk meracik pertemuan-pertemuan indah dengan perpisahan yang pahit. Mungkin karena di kota ini, waktu berjalan terlalu pelan, membuat kita punya kesempatan untuk jatuh cinta terlalu dalam. Dan ketika cinta itu pergi, yang tertinggal hanyalah sisa-sisa rasa yang tak bisa dibungkus rapi, tak bisa dibawa pulang tanpa air mata. Dan aku, aku adalah salah satu dari mereka yang membawa pulang oleh-oleh itu. PATAH HATI.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit. Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara. Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare. Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak di dalam lift bersama Mr. Komrad. Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya. Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?

More details
WpActionLinkContent Guidelines