antara takdir dan do'aa

antara takdir dan do'aa

  • WpView
    Reads 3,680
  • WpVote
    Votes 343
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 23, 2025
Nayla tak pernah benar-benar mengerti arti rumah. Sejak kecil, ia hidup dengan perasaan asing di tengah keluarganya sendiri. Namun, ia memilih mengabaikan perasaan itu-sampai takdir mulai membawanya pada jejak masa lalu yang terkubur. Pertemuan dengan Rafif bukan sekadar pertemuan biasa. Ada sesuatu di matanya yang seakan menyimpan kisah yang tak ia mengerti. Perlahan, rahasia demi rahasia terungkap. Tentang nama yang bukan miliknya, tentang keluarga yang tak seutuh yang ia kira, dan tentang sebuah doa yang pernah dipanjatkan bertahun-tahun lalu. Ketika takdir mulai menunjukkan kepingan kebenaran, Nayla harus memilih: menerima segalanya sebagai ketentuan Allah atau terus bertanya mengapa ia ditinggalkan. Namun, apa yang terjadi jika jawabannya justru lebih menyakitkan dari yang ia bayangkan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nikah Dulu, Jatuh Cinta Kemudian
  • Between Fate and Accident
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Takdir & Doa
  • Unwanted Destiny
  • Garis Takdir [SUDAH TERBIT]
  • Doa yang tak terucap
  • 07.37 Saat Aku Kehilanganmu

Pernikahan bagi Hana dan Arsyad bukanlah hasil dari kisah cinta yang indah, melainkan keputusan yang lahir dari keadaan. Mereka menikah tanpa pernah saling mencintai Arsyad menganggapnya sebagai tanggung jawab, sementara Hana menerimanya dengan keikhlasan. Hari demi hari, mereka menjalani hidup bersama di bawah satu atap, namun terasa bagai dua orang asing. Arsyad sibuk dengan pekerjaannya, sementara Hana mengisi waktunya dengan beribadah dan mengajar anak-anak mengaji. Komunikasi mereka kaku, penuh kesalahpahaman. Hana merasa diabaikan, sementara Arsyad menganggap istrinya terlalu pasif dan kaku. Namun, seiring berjalannya waktu, perlahan sesuatu berubah. Arsyad mulai memperhatikan hal-hal kecil tentang Hana kesabarannya, keikhlasannya, dan ketulusan yang ia tuangkan dalam setiap perbuatan. Di sisi lain, Hana juga mulai melihat sisi lain dari Arsyad, pria yang diam-diam selalu memastikan kebutuhannya terpenuhi. Ketika Hana jatuh sakit, Arsyad panik dan takut kehilangannya. Untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa kehadiran Hana bukan sekadar formalitas-ada sesuatu dalam dirinya yang kini tak ingin hidup tanpa wanita itu. Dan saat Arsyad menggenggam tangan Hana di depan Ka'bah, ia mengucapkan sebuah janji yang membuat istrinya menangis, "Aku ingin belajar mencintaimu dengan cara yang Allah ridai." Mereka mungkin tidak memulai pernikahan ini dengan cinta, tetapi bisakah mereka menemukannya dalam keikhlasan dan doa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines