Mama Muda
  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 16, 2025
Ita Abhigta seorang perempuan yang berparas cantik melahirkan seorang anak dari kekasih gelapnya. sang ayah sangat kecewa atas cucu pertamanya karena bayi yang ada di dalam genggaman putrinya adalah anak haram yang tidak diharapkan oleh keluarga besarnya. Bagaimana Ita membesarkannya jika orang tuanya saja tidak mau mengakui cucu pertamanya? akankah Ita bisa hidup normal kembali dan bisakah Ita mengasuh anaknya sendiri tanpa persiapan yang matang.
All Rights Reserved
#27
tenar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita di Balik Senja
  • Imam Untuk ZAHRA [Sudah Revisi]
  • Baby Between Us ✅ (Available On KaryaKarsa)
  • Terikat Cinta
  • BISUAN KURSI RODA
  • Pelakor Itu Adalah Iparku
  • The Perfect Mom (PROSES PENERBITAN)
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • My Mommy || Asa with trio maknae ✔
  • Sahabatku, Istri Ayahku

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines