Semicolon;

Semicolon;

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 11, 2025
"hidup adalah suatu bentuk keberanian" dari seribu probabilitas yang ada pada perhitungan aritmatika, persahabatan Amora dan Gia termasuk kedalam anomali di dunia ini. lewat cara yang tidak biasa, keduanya belajar arti keberadaan untuk satu sama lain. Ketika langit tidak selalu berwarna merah muda dan hari penuh dengan kesalahpahaman, apakah persahabatan keduanya tetap bisa bertahan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAVIEL [END]
  • About Aidan ✔️
  • Me And Arza [REVISI]
  • Just Dream with you
  • Simpang Rasa
  • Calvarie | Revisian [Segera Terbit]
  • Aderaga [ON GOING]
  • Tentang Kita

Hari pertama di sekolah baru seharusnya menjadi awal yang biasa bagi Raviel Mahendra. Namun, segalanya berubah ketika pertemuannya dengan Raka-ketua OSIS yang karismatik-menjadi pusat perhatian banyak orang. Desas-desus mulai menyebar, terutama dari Rania, gadis yang tampaknya tidak senang dengan keberadaan Raviel. Di balik senyum tenangnya, Raviel menyimpan rahasia yang tidak diketahui siapa pun. Ketika hujan deras mengguyur perjalanan pulangnya, ia bertemu kembali dengan Raka-sebuah kebetulan yang tampak sederhana, tetapi perlahan mengubah hidupnya. Namun, saat Raviel tiba di rumah, kenyataan yang lebih mengerikan menunggunya. Batuk darah yang selama ini ia sembunyikan kembali muncul, mengingatkannya bahwa waktunya mungkin tidak sebanyak yang ia kira. Di tengah dinamika sekolah yang semakin rumit, perhatian Raka yang mulai mencurigainya, dan konflik yang perlahan muncul dengan Rania, Raviel harus bertahan tanpa membiarkan siapa pun mengetahui kondisinya. Tapi sampai kapan ia bisa berpura-pura kuat? Dan apakah seseorang akan menyadari rahasia yang ia coba lindungi sebelum semuanya terlambat? Ketika hujan turun, kebenaran pun mulai terungkap.

More details
WpActionLinkContent Guidelines