Nyanyian Terakhir di Tanah Hindia

Nyanyian Terakhir di Tanah Hindia

  • WpView
    Reads 560
  • WpVote
    Votes 318
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 3, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
19th Century
War and Military
Royalty
Seorang Kapten penakluk. Seorang Putri tawanan. Ketika pemberontakan tak kunjung padam, Dante memilih sebuah jalan tak terduga. "Ratna Dewanti akan menjadi istri sah saya. Secara hukum dan secara adat." Sang putri yang tanahnya dirampas, kini harus berbagi napas dengan pria yang memusnahkan dunianya. "Apakah ini keputusan Anda sebagai pemimpin, atau sebagai pria?" "Sebagai keduanya." Di atas ranjang pengantin yang dingin, dimulailah sebuah perjanjian yang mengikat dua darah yang berbeda-sebuah persekutuan berdarah di mana cinta adalah kelemahan, dan pernikahan hanyalah senjata untuk saling menghancurkan dari dalam. _______________
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE IN COLONIZED LAND [END]
  • Tunnel End Lights [TEL]
  • SKENARIO TERLARANG 1944 (TAMAT)
  • The Heiress in Blue [END]
  • Countryballs and Countryhumans
  • ISABELLA (Gadis Nakal Milik Penggembala Domba)
  • Yes, Mommy!
  • HIM ( On Going )
  • Bloom In Ashes
  • Hi!, [Mr Christian]

Di tengah megahnya keraton Jawa yang berdiri anggun, nama Mulan Arumi Mahawira dikenal sebagai kembang keraton-cantik, terhormat, dan dijaga ketat oleh adat serta keluarganya. Hidupnya berjalan tenang, hingga sebuah kedatangan asing mengusik seluruh tatanan. Ia adalah Marcell Alghero Rutherford, perwira VOC muda berdarah Belanda yang dikenal tegas, dingin, dan ditakuti. Bukan karena kekejamannya, melainkan karena ketegasannya yang tak mengenal ampun. Takdir mempertemukan mereka di lorong keraton... dalam sebuah kejadian sederhana yang justru menyalakan bara yang tidak seharusnya ada. Namun cinta di tanah terjajah tidak pernah mudah. Fitnah mulai beredar, kehormatan dipertaruhkan, dan nama Mulan nyaris runtuh di hadapan keraton yang ia jaga seumur hidup. Di sisi lain, Marcell harus menghadapi bangsanya sendiri, jabatan yang menjulang, dan permainan kotor yang hampir merenggut nyawanya. Ketika seluruh keraton memusuhi... ketika penghinaan dan tuduhan menghantam tanpa ampun... Marcell justru memilih berdiri paling depan, menantang dunia demi satu perempuan yang bahkan tidak boleh ia sentuh. Di antara gamelan, lorong sunyi, kebaya, selendang, dan darah penjajahan... mampukah cinta bertahan? Atau akankah sejarah kembali merampas kebahagiaan dari dua insan yang berasal dari dua dunia yang berbeda? Karena di tanah yang terjajah... cinta adalah bentuk perjuangan paling berani.

More details
WpActionLinkContent Guidelines