Drug Hunter

Drug Hunter

  • WpView
    Bacaan 169
  • WpVote
    Undian 4
  • WpPart
    Bahagian 16
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Jun 5, 2025
WpInfo
Fiksyen
Aksi dan Thriller
Henra tidak pernah menyangka bahwa kepergian Ziah, gadis yang diam-diam dicintainya, akan menyeretnya ke dalam pusaran gelap dunia kriminal. Ketika hasil autopsi mengungkap fakta mengejutkan, Henra tahu ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar bunuh diri. Didorong oleh tekad dan amarah, ia memburu jawaban-siapa yang bertanggung jawab atas kematian Ziah? Penyelidikannya membawanya ke dunia yang tidak bisa ia pahami sepenuhnya. Dari lorong apartemen kumuh hingga pertempuran brutal di dalam lift, dari perburuan bukti di ponsel tersembunyi hingga jejak darah di pelabuhan. Semakin dalam ia menggali, semakin jelas bahwa ia bukan hanya mengejar keadilan-ia telah menantang para raja narkoba yang menguasai negeri. Di tengah konspirasi kotor, polisi yang bisa jadi teman atau musuh, serta kelompok kriminal yang tak segan membunuh, Henra harus memilih: menyerah atau terus maju, meski nyawanya jadi taruhannya. Ketika dunia tak lagi mengenal hitam dan putih, dapatkah Henra bertahan... atau justru menjadi bagian dari kegelapan itu sendiri?
Hak Cipta Terpelihara
#8
fiksikriminal
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Silent Girl
  • Bayang Tebing Watu Jaran
  • fatqell - DEAL WITH THE DEVIL
  • The Comedian's Last Laugh
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • The File : Scarlet Prison
  • Ashes of Virellia

Gadis itu selalu sendirian, tidak punya teman dan seperti diasingkan dari kota kelahirannya sendiri. Lalu tiba-tiba saja berita kematiannya datang. Dan itu sudah cukup memberiku alasan untuk kembali ke kota itu lagi. Gadis itu bunuh diri dan kini pemakamannya tiba-tiba dikunjungi oleh seisi kota ini. Ironi sebenarnya, sejak dulu seisi kota ini tidak pernah peduli dengan keberadaannya. Kepedulian itu justru muncul saat dia sudah mati. Tapi semakin lama, aku justru semakin merasa itu bukan lagi kepedulian. Itu sebuah sandiwara untuk menutupi hal mengerikan yang dilakukan kota ini pada gadis itu. Copyright © 2016 by Indah Thaher

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Kandungan