Jejak Takdir  (END)

Jejak Takdir (END)

  • WpView
    LECTURAS 64
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadConcluida dom, nov 30, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Terkadang, masa depan memang tidak sesuai ekspektasi kita. Maka dari itu, kita diajarkan untuk rela dan ikhlas. Allah bukan tidak sayang kepadamu, melainkan dia tahu Kalau engkau itu adalah hambanya yang kuat. Makanya terkadang kita diberi ujian yang sangat berat, namun ingatlah ujian tersebut tidak akan melebihi kemampuanmu, seperti yang sudah dicantumkan di Q.S Al-Baqarah. لا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۗ. Artinya : Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Ingatlah, Allah is the best planner. Hamasah❤️ Cerita ini 100% hasil pemikiran sendiri!! ⚠️No Plagiat⚠️
Todos los derechos reservados
#16
ujianhidup
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido