Mahligai Hati

Mahligai Hati

  • WpView
    Reads 9,246
  • WpVote
    Votes 427
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 23, 2025
Romance - Islami | Sequel Pelabuhan Hati Hidup Alvaro Danendra Pratama selalu dihadapkan pada pilihan-mengalah demi kebahagiaan orang lain, dan menjauhi yang dicintai. Hingga takdir mempertemukannya kembali dengan Shabira, perempuan yang selama ini ia hindari, tetapi diam-diam ia inginkan. Perjodohan itu menjadi awal segalanya-mengubah arah hidupnya, menguji kesetiaannya, dan menuntunnya pada mahligai yang harus ia jaga di tengah ujian takdir. Namun perjalanan mahligai itu tak berhenti pada akad. Sebab, takdir kembali menguji-bukan hanya cintanya, tapi juga keluarganya. Sebab, tidak semua cinta datang di waktu yang kita inginkan. Namun Allah selalu menghadirkannya di waktu yang terbaik menurut-Nya. Cover : Canva Start : 16 Desember 2025 End :
All Rights Reserved
#34
wattpadreligi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdirku Untukmu (END)
  • Alfazam(Completed✔)
  • Tertulis Dalam Doa
  • Bahagia itu Bukan Milikku (Selesai)
  • Tasbih Cinta [SUDAH TERBIT]
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓
  • ALFANDY [SUDAH TERBIT]
  • MY HUSBAND IS CLASS PRESIDENT

📚 Spiritual - Romance "Saya gak gigit kok, gak perlu takut," ucap Rafa di tengah-tengah kesunyian mobil, membuat Aida tercenggang. Dila yang sedang menunduk sambil memegang erat cardigannya sontak menatap ke arah depan, mendapati suara tawa Aida dan Rafa di depan, jantung Dila semakin abnormal. "Kenapa takut sih? Bang Rafa bukan karnivora kok," ujar Aida yang membuat Dila meringis malu. "Saya omnivora." Rafa lalu terkekeh, tanpa menghadap ke arah belakang. "Bang Rafa itu omnivora, dia makan nasi, makan ayam, makan sayur, makan hati juga." Aida terkekeh pelan sambil memukuli pundak Rafa pelan. "Eh, saya memang suka hati ayam kok," tutur Rafa begitu asyik mengobrol dengan Aida. "Bukan hati ayam, Bang tapi hati Abang yang udah karatan karena udah lama gak disinggahi," ucap Aida yang membuat Dila tersenyum tipis. "Abang masih menuju halal, tunggu beberapa bulan ke depan," ujar Rafa yang membuat Dila penasaran, eh sedikit. 📚Cover dibuat dari gabungan pict Pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines