Setulus Cinta Gus Arka [Hiatus]

Setulus Cinta Gus Arka [Hiatus]

  • WpView
    Leituras 3,811
  • WpVote
    Votos 150
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jul 19, 2025
{Lanjutan cerita Gus Arsya Is My Husband yg ada di akun @sil89miyah) ~~~~~~ Arka Abraham Al-Hafidz, seorang pria yg masih melajang di usianya yg ke 27. Setelah ia tahu bahwa orang yg janji akan di khitbah nya sudah menikah, bahkan sudah hamil membuat Gus Arka sedih. Ummi Indah dan Kyai Ibrahim yg tak ingin putra kedua mereka sedih, akhirnya di jodoh kan dgn anak sahabat mereka. Gus Arka memiliki 2 keponakan. Mereka kembar, dan mereka adalah anak sang kakak sulung. Hazelia Asya Mahendra, namanya. Orang yg dijodohkan dgn Gus Arka sekarang. Hazel yg memiliki hobi balapan dan suka bolos, harus terpaksa pindah ke Pesantren karena paksaan ayahnya. Hazel dan Gus Arka akhirnya dijodohkan. Hazel tak tahu jika dia sudah menikah,Tp Gus Arka,pemuda itu tahu bahwa Hazel adalah istrinya. Orang tua dari Hazel memasukan Kepondok pesantren Al-Hafidz beralibi supaya berubah. Nyatanya,alasan yg asli,supaya Gus Arka bisa membimbingnya lbh baik. Setelah 6 bulan pernikahan mereka,Akhirnya Hazel tahu bahwa ia sudah menikah. Terkejut dan senang menjadi perasaan Hazel saat itu. ~~~~~~~ "Aku sudah menikah?"lirih Hazel --------- "Katanya gk cengeng kok nangis?"ledek Gus Arka ---------- "Tante Azel cantik"ucap polos Zayra -------- "Tante cantik kayak Umma"sambung polos Zayyan ---------- "Semoga bahagia Hazel dan Arka"ucap Zeva ----------- "Abang tunggu ponakannya"goda Gus Arsya ----------- "Ummi tunggu cucu ketiga"ucap Ummi Indah ----------- "Sepertinya Zayyan dan Zayra akan kedatangan adik bayi baru"goda Kyai Ibrahim ------------ "Hiduplah bahagia Hazel dgn suamimu"ucap Bunda Hana -------------- "Ayah dan Bunda berhasil mendidik kamu Hazel"sambung Ayah Azzam ---------- Akankah pernikahan mereka berjalan lancar tanpa ada halangan Ataukah ditengah-tengah pernikahan mereka ada badai yg akan membuat salah satu dari mereka? ~~~~~~~~~~~~
Todos os Direitos Reservados
#56
gusdanning
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Suamiku Gus Galak
  • Ku Pilih Jalur Langit
  • Jodoh Tak Terduga
  • H dan Z
  • Ana Uhibbuka Fillah
  • After Meet You
  • MANA JANJI MU GUS?!
  • LOVE ZAYRA (on going)

"Yang benar saja, Bi. Masa Shaka harus menikah dengan gadis seperti, Aruna. Shaka ini menginginkan pasangan yang bisa menjadi rumah untuk Shaka dan majelis untuk anak-anak Shaka, nggak mungkin gadis seperti Aruna bisa seperti itu, Bi." "Apa yang salah dengan Aruna, Shaka? Aruna itu gadis yang baik, dia hanya sedang salah jalan saja. Abi juga sudah berjanji pada Nenek Aruna untuk menjaga Aruna dan menikahkan Aruna dengan kamu. Karena itu, kamu harus menikahi dia." "Kenapa tidak Abi saja yang menikahi Aruna, Bi?" "Astaghfirullah hal'adzzim, Shaka!" . . Kisah seorang gadis bernama Aruna Senjani yang hidup bersama neneknya dari kecil karena kedua orang tuanya yang berpisah dan sama-sama tidak menginginkannya. Gadis yang awalnya baik itu, menjadi nakal dan suka berbuat ulah di sekolahnya. Hingga suatu ketika saat Aruna telah lulus sekolah, ia dimasukkan di sebuah pondok pesantren terkenal di kotanya. Pondok pesantren Al Falah, pondok pesantren milik keluarga sahabat kakek Aruna. Di sana, Aruna merasa sangat tertekan dengan peraturan yang ada. Ia juga sangat kesal dengan putra pemilik pondok yang bernama Qais Arshaka Abimanyu yang sangat suka menghukum dirinya saat ketahuan akan melarikan diri dari pondok. Hingga suatu ketika, tiba-tiba Pemilik pondok mendatangi Aruna dan melamar Aruna untuk menjadi istri dari Arshaka. Bagaimana jawaban Aruna nanti? Apakah dia akan menerima lamaran itu? Jika Aruna menerima lamaran itu seperti apa kehidupan pernikahannya dengan Gus Shaka? Baca terus di sini, jangan lupa follow akun author.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo