QUEEN IN THE SHADOWS

QUEEN IN THE SHADOWS

  • WpView
    Reads 221
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 11, 2025
Di balik gemerlap dunia monarki modern, intrik politik dan pengkhianatan mengintai di setiap sudut. Jaenneta Aurinna, sang putri mahkota, seharusnya telah duduk di atas takhta yang diwariskan ayahnya. Namun, kematian sang raja membuka jalan bagi pamannya, Adipati Luthair, untuk merongrong kedudukannya. Dengan dukungan dari keluarga bangsawan konservatif dan pasukan bayangan yang setia kepadanya, Luthair perlahan menanamkan pengaruhnya, menunda penobatan Jaenneta dengan dalih stabilitas negara. Namun, Jaenneta bukan putri yang mudah dipermainkan. Cerdas, tangguh, dan berani, ia bersumpah untuk mempertahankan haknya atas takhta-meskipun itu berarti harus melawan pengkhianatan dari dalam istana sendiri. Di tengah badai politik ini, Jaenneta tidak sendirian. Ia memiliki Armand, pelayan setianya yang lebih dari sekadar abdi, serta dua sahabat dari kalangan rakyat biasa-Sebastian, pria dengan jaringan luas yang selalu memiliki informasi berharga, dan Eleanor, jurnalis investigasi yang siap mengungkap kebenaran. Saat bayang-bayang kudeta semakin dekat, Jaenneta harus bergerak cepat. Akankah ia berhasil merebut kembali tahtanya? Ataukah kerajaan Aurinna akan jatuh ke tangan yang salah?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Chandelier ✓
  • I'm Only Meant to be With You
  • Panggung Kraton: Mahkota Untuk Sang Selir
  • Family Strength END✔️
  • Thorns of the Throne
  • THE KING'S SCANDAL
  • Garis Keras - SQueensl (On Going)
  • [COMPLETED] Only Married Jiāngjūn
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai

Setiap kerajaan besar menyimpan dua hal yang tak terelakkan: kejayaan... dan keretakan. Di Tarumanagara, pecahan-pecahan itu mulai terasa seperti getar halus di permukaan air-nyaris tak terdengar, tapi menyimpan badai yang sabar. Patih Wilagni tahu: ia sedang berdiri di antara sisa-sisa peradaban yang megah, tapi rapuh. Di usia senjanya, ia hanya ingin diam di beranda, mendengar suara angin dan cucu yang tertawa. Tapi sejarah jarang mengizinkan seseorang pergi tanpa luka. Tuduhan, pengkhianatan, dan dendam masa lalu mendesaknya untuk memilih: diam... atau melindungi yang ia cintai. Aryaseta, putra semata wayangnya, belum sepenuhnya tahu bahwa darah yang mengalir di tubuhnya adalah warisan dari masa yang runtuh. Ia masih membaca sastra tua di kamarnya, tidak tahu bahwa namanya sedang ditimbang di ruang-ruang kekuasaan yang tak ia kenal. Dan Santanu, bekas prajurit yang memilih menjauh dari hiruk-pikuk istana, kini harus kembali menakar kesetiaan di atas luka. Di antara rempah-rempah dagangannya, ia menyimpan satu sumpah: agar tak satu pun anak cucunya jatuh ke dalam lingkaran dendam keraton. Lalu, Tarumanagara pun pecah. Dari rahimnya lahir dua anak kandung yang tak lagi saling mengenal: Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh. Satu ingin melanjutkan nama, satunya ingin memulai yang baru. Tapi sejarah tidak pernah bisa ditulis tanpa darah. "Petaka di Tarumanagara" bukan sekadar kisah tentang raja dan perang. Ini adalah narasi tentang perpisahan, tentang keberanian menyelamatkan jiwa meski kehilangan segalanya, dan tentang cinta yang bertahan meski dunia berubah bentuk. Bila kekuasaan adalah lingkaran, maka cerita ini adalah tentang orang-orang yang memilih keluar dari pusaran itu-demi cinta, demi warisan yang lebih luhur daripada tahta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines