PASIR YANG TAK PERNAH PERGI

PASIR YANG TAK PERNAH PERGI

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Raka, seorang pendaki gunung, baru saja mengalami pukulan terbesar dalam hidupnya. Ia telah merencanakan segalanya-membeli mobil dari tabungannya, merenovasi rumah peninggalan orang tua, dan membayangkan akan membangun keluarga kecil bersama Dinda, wanita yang ia cintai. Namun, semua itu hancur ketika dia tahu Dinda berselingkuh. Tak ingin tenggelam dalam kemarahan dan kesedihan, Raka memutuskan pergi ke pantai, tempat yang dulu ia bayangkan sebagai tujuan pulang bagi keluarga kecilnya kelak. Tapi kali ini, dia tak datang sendirian. Ia mengajak Nadia, seorang rekan yang selama ini ada di sekitarnya, tanpa pernah benar-benar ia memperhatikan. Di bawah langit senja, Raka menceritakan semua yang terjadi. Tentang Pengkhianatan, tentang rencana yang berantakan, tentang mimpi-mimpi yang harus ia kubur. Ia tidak sadar, kata-katanya yang penuh luka justru membuat Nadia merasakan sesuatu yang berbeda. Seolah tanpa sengaja, Raka memberi harapan baru di hati yang telah lama menyimpan rasa. Tapi, apakah harapan itu nyata? Atau hanya fatamorgana di pasir yang akan terhapus oleh ombak?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • Diary Rahasia Si playgirl Ceroboh
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Diary Raka [Selesai]
  • FRIENDzone (Completed)
  • TEPI EMOSI (End)
  • RAKA
  • Saat Cinta Tak Terucap

Hati yang Setia selalu merunduk-merendah mencari jalan-jalan terang dalam hidup, dan disaatnya LANGIT pasti akan menunjukan jalan Kesetiaannya. Cinta sejati tak akan lekang oleh waktu. Namun akan kembali dengan cara yang menakjubkan. Rakha dan Kinanti bagai layang-layang kembar. Terbang tinggi ke langit menembus awan tertinggi memohon diturunkan Cahaya untuk menerangi hati yang sepi pada Kerinduan yang tidak pernah bertepi. Diatas perahu di Selat Bali, Rakha hanya memandang gerak Langit, senyap dalam doa. Tiba-tiba tampak Langit Terbelah Cahaya Purnama. "Ooh Betapa Agungnya Engkau Maha Tercinta... " Kinanti berjalan menghitung langkah satu demi satu, menatap lembayung senja yang melintasi bebukitan hijau yang mulai menua. "Aishiteru Rakhaaa... Kamu dimana !!!" Langit pun terpaksa menangis... Bersama deru hujan yang datang kejar-mengejar dengan suara Angin yang berhembus kencang. "Kin ! .. KUA terdekat dimana? Bisa nggak kita daftar malam ini juga?" Rakha mulai serius menggoda pada pertemuannya yang baru berselang sekian menit. "Hayu, siapa takut?. Kita cari dulu muka yang tampangnya alim untuk jadi saksi nikah kita ya?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines