Beautiful Midnight || Fresha

Beautiful Midnight || Fresha

  • WpView
    Reads 3,564
  • WpVote
    Votes 577
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 27, 2025
"Akankah kamu meninggalkan aku seperti yang orang-orang itu lakukan kepadaku selama ini?" -Freyan "Aku tidak pernah berjanji untuk tinggal, Freyan. Aku hanya berjanji untuk menemani sampai waktunya tiba." -Marsha Jika hatiku adalah dermaga sepi tanpa kapal yang bersandar, maka Marsha adalah lautan yang datang dan pergi, membawa angin, membawa ombak, tapi tak pernah benar-benar tinggal. Dia hadir seperti fajar yang perlahan menggantikan gelap, namun tetap pergi saat matahari mencapai puncaknya. Aku tahu sejak awal, Marsha adalah angin yang berhembus, bukan akar yang menancap. Namun, tetap saja, aku berharap dia bisa menjadi rumah-bukan sekadar persinggahan. "Freyan, maaf." -Marsha "Untuk?" -Freyan "Untuk menjadi seperti yang kamu takutkan-menjadi satu lagi yang pergi." -Marsha "Mungkin, di kehidupan berikutnya, aku yang akan pergi lebih dulu." -Freyan
All Rights Reserved
#239
fresha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sugar Mommy (FreSha)
  • The Silence That Shaped Me
  • Milk Loving Baby [FreSha]
  • FORBIDDEN 2: The Silence After Goodbye || Fresha (END)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Kakak Tiriku
  • BACKBURNER
  • Yakin Cuma Sahabat (FreSha)

"Marsha Everick, adalah gadis remaja yang menjalani hidup sendirian di kota perantauan. Ia tidak memiliki keluarga yang bisa ditemui setiap pulang sekolah, tidak ada pelukan hangat yang menyambutnya setelah hari yang melelahkan. Satu-satunya yang ia miliki hanyalah dua sahabat yang selalu ada di sisinya-menjadi tempat bersandar di tengah kerasnya hidup yang tak memberi banyak pilihan. Di sekolah, ia hanyalah gadis culun yang dianggap remeh, menjadi bahan olokan para kakak kelas tanpa ada yang membela. Hinaan dan perlakuan kasar sudah menjadi makanan sehari-hari, tapi ia terbiasa menelan semuanya dalam diam. Tidak ada yang tahu, tidak ada yang peduli. Marsha hanya perlu bertahan-setidaknya, begitulah pikirnya. Namun, begitu matahari tenggelam, dunia yang ia jalani berubah drastis. Ketika kebanyakan anak seusianya sibuk mengerjakan tugas atau bersantai di rumah, Marsha melangkah ke dalam dunia malam yang penuh gemerlap lampu neon dan dentuman musik. Di bar tempatnya bekerja, ia bukan lagi sekadar gadis SMA yang culun dan tak berdaya. Ia adalah pengantar wine, DJ, bartender-apa pun yang bisa memberinya cukup uang untuk tetap bertahan hidup. Dengan wajah datar dan sorot mata yang sulit ditebak, ia melayani pelanggan, mengamati orang-orang dengan rahasia mereka sendiri, dan menyusuri malam dengan cara yang tidak seorang pun bisa bayangkan. Tapi sampai kapan ia bisa terus berpura-pura kuat? Sampai kapan ia mampu menyembunyikan luka dan kesepian yang selalu menghantuinya? Di antara dua dunia yang bertolak belakang, Marsha menyimpan sesuatu yang bahkan dirinya sendiri takut untuk mengakui-sebuah rahasia yang bisa mengubah segalanya." Area 🔞 [sedikit] dan 100% fiksi [Soft dom] and posesif Karangan author sendiri nggak menyangkut pautkan kehidupan member Dilarang mengcopy cerita!! Maaf bila penulisan kata belum terlalu rapi dan sering typo (Hiatus)

More details
WpActionLinkContent Guidelines