When We were Us

When We were Us

  • WpView
    Reads 11,362
  • WpVote
    Votes 535
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 21, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Malam itu, hujan mengguyur deras. Shin berdiri di lorong rumah sakit, dengan tangan yang masih gemetar dan langkah yang terasa berat. Pintu di depannya terbuka, tapi bukan kabar bahagia yang ia terima. Hanya kesunyian. Hanya kehampaan. Satu kata, satu kalimat, cukup untuk menghancurkan segalanya. "Bagus? Lagipula kau juga tidak menginginkannya, bukan?" Di antara rintik hujan dan kenangan yang tak kunjung reda, Shin harus menghadapi kenyataan yang selama ini coba ia hindari. Tapi apakah ini akhir, atau justru awal dari sesuatu yang lebih besar?
All Rights Reserved
#555
bottom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ▶️ Your Fault (KaiShin)
  • [HIATUS] Between Obsession And Love
  • Tokyo Revengers [ship me]
  • 𝓑ehind the rain
  • Liberosis ⎾Haikyuu!! Fanfiction⏌
  • Pimpernel || HaruNori ✔
  • Crazy AlphaxAlpha Boyfriend
  • Miracle Love [Omegavers]
  • Sincerely (Sung Jinwoo x M. Reader)
  • Chrysanthemum [kagehina Omegaverse] DROP!!!

Sebulan setelah seks brutal dengan KID, Shinichi mulai merasakan keanehan pada tubuhnya, termasuk tidak bisa datang hanya dengan sentuhan di kejantanannya. Ia membutuhkan lebih, seperti jemari panjang KID yang menargetkan prostatnya dan tumbukan aset besar sang alpha di dalamnya. Shinichi tak ingin mendapat predikat sang detektif alpha impoten. Predikat menyedihkan apa itu? Semua hal aneh yang terjadi pada tubuh dan pikiran Shinichi adalah salah KID dan penjahat sialan itu harus bertanggung jawab atas kesalahannya. #1 shinichikudo (18/2/2025) #1 kurobakaito (1/8/2025) #3 kaishin (18/2/2025) #6 detectiveconan (17/4/2025) #17 crime (26/3/2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines