UMAR - [REVISI]

UMAR - [REVISI]

  • WpView
    Reads 391
  • WpVote
    Votes 200
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 26, 2025
Di dunia yang pernah disebut Ardhalein-tempat sihir dan teknologi pernah bersalaman-kini hanya tersisa serpihan mimpi dan bayang-bayang pengkhianatan. Langit Zayrah retak, bukan karena badai, tapi oleh raungan senjata Eldoria dan kesunyian dunia yang menutup mata. Dari tanah ini, lahirlah seorang anak laki-laki bernama Umar, empat belas tahun, dengan mata yang terlalu tua untuk usianya. Ia tidak tahu seperti apa dunia sebelum api menghanguskan nama-nama keluarga, sebelum suara azan digantikan deru drone, sebelum dongeng tentang sihir alami hanya bisa dibisikkan di balik puing sekolah yang dibakar. Umar tak lagi punya siapa-siapa-kecuali satu hal yang masih bernapas di pelukannya: Aish, adik perempuannya, enam tahun, kecil dan rapuh seperti kelopak yang jatuh di tengah badai. Di balik wajah mungilnya yang belum mengerti arti genosida, tersembunyi seluruh alasan Umar tetap menggenggam hidup. Ia tak ingin menjadi pahlawan. Ia hanya ingin kakaknya kembali. Ia hanya ingin Aish bisa tertawa. Ia hanya ingin satu hari di mana mereka tak perlu berlari. Di reruntuhan kota tua yang telah melupakan namanya sendiri, Umar berjalan. Terkadang berlari. Terkadang merangkak. Tapi tak pernah berhenti. Ia tak membawa peta, tak tahu siapa musuh sebenarnya-karena dunia telah memutar balik makna benar dan salah. Ia hanya tahu satu hal: ia harus bertahan, sebab menyerah adalah kematian dalam bentuk lain. Ini bukan kisah kepahlawanan agung. Ini kisah tentang dua anak-yang terlalu muda untuk menyebut kata "perjuangan", tapi terlalu kuat untuk dibunuh oleh takdir. Tentang cinta yang mengeras jadi keberanian. Tentang kehilangan yang menjelma kompas. Dan tentang tanah bernama Zayrah, yang masih bernafas lewat langkah anak-anak yang ditinggalkan dunia. 📕Cerita dibuat oleh🔖 🕯️(akun ini) 🕯️@Earllene_Matache 📌 Update se mood nya kita🔜
All Rights Reserved
#460
apokaliptik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menunggu Senja Kembali
  • Rebel's
  • Dibalik Dinding Rumah Itu
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Grow Up [COMPLETED]
  • acalapati
  • My Way [Slow Up]
  • takdir 7 bersaudara
  • Korban silaturahmi [TAMAT]

(Sakuel dari cerita Altarel) Pemuda yang merupakan anak dari mantan ketua geng motor memiliki sikap yang hampir sama persis seperti sang ayah, paras yang rupawan membuat siapa saja terpikat dengannya. Wajahnya memancarkan aura yang menawan, dengan garis rahang tegas yang membentuk lekuk sempurna. Mata hitamnya yang tajam berkilauan, mencerminkan kedalaman jiwa yang misterius. Alisnya yang tebal dan terukir dengan indah, menambah kesan maskulin pada wajahnya. Hidungnya yang mancung dan bibirnya yang tipis membentuk harmoni yang sempurna, menciptakan pesona yang sulit ditolak. Kulitnya yang bersih dan halus bagaikan sutra. Rambutnya yang hitam legam dan bergelombang lembut, menambah kesan elegan dan menawan pada penampilannya. Dia ialah Zayyan... Muhammad Maulana Zayyan, anak dari mantan ketua geng motor Aeros siapa lagi kalo bukan Altarel. Zayyan benar benar mewariskan hampir semua apa yang ada dalam diri Altarel, mulai dari emosian, ketegasan, tatapannya yang tajam serta ilmu bela diri yang langsung diajarkan oleh Altarel. Namun, meskipun begitu ia juga memiliki perbedaan dengan Altarel, dimana saat ia memutuskan keluar dari pesantren ia memilih masuk ke sekolah dan disanalah awal dari semua perjalanannya. Zayyan mencintai seorang gadis yang memiliki keyakinan berbeda dengannya, dari sana Zayyan bak di tempur dengan perasannya. Altarel yang tegas dalam mendidik anaknya dan tentu saja ia tidak gampang menerima keputusan yang menurutnya melenceng. Tak hanya itu, ia juga harus melewati masa sulit dihidupnya. Semua yang sudah ia usahakan agar tidak kembali muncul kini justru membuatnya semakin parah. Hal yang sudah dulu hanya dikira kecelakaan kecil ternyata adalah luka yang membuat Zayyan kembali merasa bersalah. Akankah Zayyan tetap bertahan? Bagaimana dengan endingnya? Apakah Zayyan akan rela meninggalkan gadis yang ia cintai? Akankah Zayyan bisa melepaskan diri dari konflik yang terjadi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines