Refleksi

Refleksi

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 13, 2025
Apa itu cinta? Cinta bisa berarti banyak hal. cinta kepada keluarga, kepada sahabat, kepada seseorang yang berharga, dan lain sebagainya. Namun, bagaimana jika cinta itu muncul bukan karena seseorang, melainkan karena diri sendiri? Atau lebih tepatnya... karena membenci diri sendiri? Azrel terjebak dalam perasaan yang tak bisa ia jelaskan. Ia melihat sesuatu dalam diri Elki sesuatu yang familiar, sesuatu yang ia inginkan, sesuatu yang ia harapkan. Tapi semakin dalam ia mencari jawaban, semakin nyata kebenaran yang tak ingin ia hadapi. Lalu, jika cinta hanyalah refleksi... apakah ia benar-benar nyata? Refleksi mengisahkan perjalanan batin seorang remaja, Azrel, yang bersekolah di sebuah asrama. Azrel, yang terlihat tenang dan introvert, mulai terjebak dalam konflik emosional dan pikiran yang tak terpecahkan setelah berinteraksi lebih dekat dengan temannya, seorang anak yang ceria dan penuh energi. Seiring berjalannya waktu, Azrel menyadari bahwa dirinya terperangkap dalam ilusi yang dia ciptakan, yaitu menganggap dirinya mencintainya, padahal yang dia rasakan hanyalah cermin dari dirinya sendiri. Novel ini berfokus pada pencarian jati diri, konflik batin, dan pencapaian kesadaran diri yang mendalam, mengungkap bagaimana harapan dan kenyataan bisa saling bertabrakan dalam kehidupan seorang remaja.
All Rights Reserved
#303
psikiater
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • C
  • Meneroka Jiwa 2
  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete)
  • Meneroka Jiwa
  • Psikopat Digital? [End]
  • Labirin Hati
  • Narasi patah hati

Raga hidup dalam dunia yang tak pernah benar-benar memahami dirinya. Ia tak peduli dengan bisikan atau tatapan penuh tuduhan. Yang ia tahu, hanya satu hal yang membuatnya bertahan-Abangnya. "Hidup Raga bukan untuk mereka, Bang. Raga cuma punya Abang." Bersama luka yang mengikat, ia berjalan di antara kenyataan dan bayang-bayang. Apakah ia yang terlalu pandai menyembunyikan sakitnya? Atau justru dunia yang memilih untuk tidak melihatnya? "Raga bukan orang gila." "Raga bukan pembunuh, Bang." Tapi apakah ada yang benar-benar percaya? ______________________ [BELUM REVISI!] #PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!! #Karya ini murni hasil pemikiran saya sendiri... #Bila ada kesamaan nama tokoh Dll itu murni ketidak sengajaan... #Masih banyak Typo mohon maaf By:El

More details
WpActionLinkContent Guidelines