Revving Love

Revving Love

  • WpView
    Reads 331
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 2, 2026
Murid-murid di sekolah ini terbiasa dengan mobil sport atau sedan mewah yang mengilap, bukan sepeda reyot yang bahkan terlihat seperti peninggalan kakek-nenek. Vicky turun dari sepedanya dengan tenang. Rambut coklat gelapnya terikat longgar, kulitnya putih bersih, dan matanya tajam. Tapi bukan itu yang membuatnya berbeda. Ada sesuatu dalam caranya melangkah-tenang, percaya diri, tanpa sedikit pun terlihat canggung meski ratusan pasang mata menatapnya dengan heran, geli, atau bahkan remeh. Adam yang melihat pemandangan itu justru terkekeh kecil, menyikut Marcel di sampingnya. "Bro, ternyata ada yang lebih miskin daripada gue." Marcel menahan tawa, sementara Varel hanya melirik Adam sekilas dengan ekspresi tajam sebelum kembali mengamati Vicky yang berjalan ke arah lobi sekolah. Sementara itu, Vicky tetap melangkah tanpa peduli tatapan sinis di sekelilingnya. Sama sekali tidak ada rasa canggung dalam ekspresinya. Dan bagi Adam, itu sedikit menarik. Sedikit.
All Rights Reserved
#134
aryamohan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Complete] Fate in Chains
  • Antara Kita [ Arya Mohan & Aqeela Calista ] Hiatus✔️
  • CINTA, Diantara dua pilihan
  • HIDE AND SEEK
  • Our Love Journey Story
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • social science class 3
  • FATQEEL
  • Sejarah Kita
  • HARQEEL

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

More details
WpActionLinkContent Guidelines