Revving Love

Revving Love

  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 2, 2026
Murid-murid di sekolah ini terbiasa dengan mobil sport atau sedan mewah yang mengilap, bukan sepeda reyot yang bahkan terlihat seperti peninggalan kakek-nenek. Vicky turun dari sepedanya dengan tenang. Rambut coklat gelapnya terikat longgar, kulitnya putih bersih, dan matanya tajam. Tapi bukan itu yang membuatnya berbeda. Ada sesuatu dalam caranya melangkah-tenang, percaya diri, tanpa sedikit pun terlihat canggung meski ratusan pasang mata menatapnya dengan heran, geli, atau bahkan remeh. Adam yang melihat pemandangan itu justru terkekeh kecil, menyikut Marcel di sampingnya. "Bro, ternyata ada yang lebih miskin daripada gue." Marcel menahan tawa, sementara Varel hanya melirik Adam sekilas dengan ekspresi tajam sebelum kembali mengamati Vicky yang berjalan ke arah lobi sekolah. Sementara itu, Vicky tetap melangkah tanpa peduli tatapan sinis di sekelilingnya. Sama sekali tidak ada rasa canggung dalam ekspresinya. Dan bagi Adam, itu sedikit menarik. Sedikit.
All Rights Reserved
#34
mohan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A MEMORY BETWEEN US | HARQEEL [ON GOING]
  • To Chaos, to My Calm!
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Rival, Jadi Pacar?
  • CINTA TANPA AKHIR {END}
  • FATQEEL
  • Tenang bertemu Riuh
  • [Complete] Fate in Chains

Aqeela Fernandez punya dunia sendiri-penuh warna, tawa, dan sedikit kekacauan. Mahasiswi Desain Komunikasi Visual ini dikenal cerewet, ceria, dan paling anti ikut aturan hidup... termasuk soal perjodohan. Maka dari itu, saat seorang pria asing bernama Harry Vaughan tiba-tiba nongkrong di teras rumahnya sambil ngetik laptop dengan santai dan mengaku sebagai calon suaminya, Aqeela langsung panik. Katanya, perjodohan itu hasil ide konyol dari mama Aqeela dan mama Harry yang bersahabat sejak muda. Yang bikin tambah kesal? Kenapa dia yang dijodohkan duluan, bukan kakak-kakaknya? Aqeela memutuskan kabur ke apartemen demi menjauh dari "drama keluarga." Tapi belum genap satu hari tinggal sendiri, datanglah masalah baru: seorang anak perempuan empat tahun yang tersesat... dan secara ajaib, wajahnya mirip Aqeela kecil. Lebih parahnya? Tetangga sebelah apartemen itu ternyata adalah Harry. Lagi. Terjebak dalam situasi tak terduga, Aqeela dan Harry pun menjadi "orang tua dadakan" untuk anak kecil bernama Raqilla. Awalnya hanya penuh drama dan protes, tapi hari demi hari, Aqeela mulai merasakan sesuatu yang ganjil-rasa familiar, deja vu yang menyakitkan, dan momen-momen tertentu yang membuatnya seolah... pernah melalui semua ini sebelumnya. Harry tetap tenang. Ia selalu memperlakukan Aqeela dengan lembut, seolah menyimpan rahasia besar yang belum waktunya diungkap. Di tengah kebersamaan yang terpaksa tapi perlahan terasa nyaman, Aqeela mulai mempertanyakan: Apakah ini benar-benar awal... atau hanya lanjutan dari kisah yang pernah ia lupakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines