You're Here, But Not For Me

You're Here, But Not For Me

  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 28, 2025
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
All Rights Reserved
#2
pelanpelansembuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • Mahligai Sunyi
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • HAPPINESS LOVE ♡ SUNKI End✓
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • •LOVE MISTAKE• Heesun✓
  • Cempaka Terakhir ✔
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]

Sebuah tulisan yang ditujukan kepada seseorang yang telah membuatku jatuh sejatuh jatuhnya dalam mencintai. Dia yang tak pernah ku sentuh. Dia yang tak pernah menyapa. Dia yang tak pernah berbicara padaku. Aku dan dia yang bahkan tak pernah diberi kesempatan untuk saling mengenal. Aku yang hanya bisa memandangi wajah nya dari jauh. Meski begitu aku mencintainya. Tentang aku yang buruk rupa dengan lancang nya jatuh cinta pada sosok yang rupawan. Dia yang tak pernah bisa aku gapai. Tentang mencintai sendirian sembari menahan rasa sakit yang terasa seperti akan merenggut akal sehat. Dia yang bahkan mungkin mengetahui keberadaanku di dunia saja tidak. Dia nyata namun terasa seperti karakter fiksi bagiku. Ini untuk dia yang ingin kupinta dalam doa namun ternyata aku tidak seberani itu. Tentang aku yang sangat mencintainya meski tak pernah terbalas. Tentang dia yang bahkan lebih mustahil daripada para idol. Tentang dia yang aku cintai dalam diamku. Tentang dia yang inginku jaga dalam doa. Tentang dia yang sangat ingin kumiliki tapi tak akan pernah bisa. Tentang dia yang hatinya tak akan pernah bisa menyatu dengan hatiku. Tentang dia yang selalu menatapku sinis dan dingin. Kisahku dan dia yang tak pernah ada titik terangnya. Tentang aku gadis buruk rupa yang tidak sadar diri ini menyukai pangeran tampan seperti dia. Dia yang juga menjadi tokoh utama dari banyak kisah gadis-gadis lain di luar sana. Tentang dia yang sangat sulit ku lupakan. Tentang dia yang menjadi salah satu alasanku untuk tetap berada di dunia. Aku selalu mengaharapkan kehadirannya dalam hidupku namun dia tak kunjung datang. Inilah kisahku yang mencintai seseorang dalam diam selama satu dekade ini. Seseorang yang membuat ku selalu ingin bertahan hidup hanya untuk melihat akhir dari kisah ini. Meski kisah ini belum sampai ke titik akhir, namun rasa ini harus dipaksa berakhir. Agar aku tidak merasakan sakit lagi. Rasa yang tumbuh dengan sendirinya ini harus dipaksa berakhir juga dengan sendirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines