Life And Death (Imina DewTee)

Life And Death (Imina DewTee)

  • WpView
    Reads 4,105
  • WpVote
    Votes 158
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2026
Nb: AUTHOR akan kembali dalam waktu yang tidak dapat di prediksi🙏 "Tuhan, aku bunuh diri bukan karena aku sudah bosan hidup. Tapi karena aku ingin mengakhiri rasa sakit dan beban yang sudah menggebu-gebu dalam hati. Jika jiwa ku tak Kau terima, bisakah Kau mengambil rasa sakit dan beban ini dalam hidupku? Dan izinkan aku mengulang kembali hidup yang tidak ingin ku lanjutkan ini". Catatan : Aku tidak plagiat!! Ini adalah akun ke 2 ku, setelah akun sebelumnya tidak bisa aku ambil alih lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Davin [On Going]
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • Senja
  • 27 FEBRUARI
  • Full Of Scratches
  • 5 JAGOAN AYAH
  • Duka Devara
  • Love Is Scratched Wound || Cinta Tergores Luka
  • Secangkir Teh
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]

"b-biarin gue tenang kali inii! Biarin g-gue gak ngerasain rasa s-sakit lagi." "Gakk Vin! Gak akan. Lo gausah ngomong yang aneh-aneh. Gue yakin lo itu kuat!" "Gue bener-bener c-capek, Zan," lirih Davin dengan bibir yang bergetar. "Masih banyak yang sayang sama lo! Algarez dan Cia butuh lo Davin. Ayoo wujudin semua mimpi lo bareng gue! Ada Olimpiade yang harus lo jalanin besok. Lo gak boleh lupain ituu. Gue selalu support lo!" Ucap Narzan susah payah dengan guyuran air mata yang engan berhenti. Dadanya terasa sesak. Sangat sesak! Melihat Davin yang terbaring di brankar dengan wajah pucat pasi. "G-gue mohonn arzan, g-anteng, d-unia, ak-hi-rat," Davin tersenyum, kala melihat Narzan terkekeh mendengar panggilan itu. Dulunya Narzan sangat membenci panggilan itu, menurutnya itu sangatlah berlebihan. Tetapi kali ini, Narzan menyukainya. "Gue ti-tip ini buat, Cia.." Davin memberikan secarik kertas kepada Narzan. ◍ "Aku titip mata aku sama kamu yaa, jaga baik-baik." ≻───── ⋆✩⋆ ─────≺ Kapan luka ini berakhir? Nyatanya luka ini terus selalu hadir sampai dimana hari terakhir itu tiba! #1 penulispemula 🏆 #1 lukaabadi 🏆 #2 markas 🏆 #3 terpuruk 🏆 #3 cia 🏆

More details
WpActionLinkContent Guidelines