Fragile, Yet Loved (HEEJAKE) END

Fragile, Yet Loved (HEEJAKE) END

  • WpView
    Reads 12,517
  • WpVote
    Votes 947
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 15, 2025
Jake masih terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya. Luka yang ditinggalkan oleh mantan kekasihnya tak semudah itu sembuh. Trauma yang menahannya sering kali muncul tanpa peringatan, membuatnya merasa lelah dan rapuh. Namun, di sisinya ada Heeseung-pria yang mencintainya tanpa syarat. Heeseung bukan penyelamat, tapi dia selalu ada. Saat Jake terbangun dengan napas tersengal di tengah malam, saat tangannya gemetar karena kenangan buruk, saat pikirannya membanjiri dengan rasa takut-Heeseung menggenggam tangannya erat. Bersama-sama, mereka melewati hari-hari sulit, mendatangi psikiater, dan perlahan mengurai luka lama. Tapi bisakah cinta benar-benar menyembuhkan? Ataukah Jake akan selamanya hidup dalam bayang-bayang trauma yang menghantuinya?
All Rights Reserved
#57
ramyeonz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NC 🔞Love and Sin [SungJake feat Niki & Heesung]
  • OBSESSION | JAYWON [END]
  • Luka 🔞 (HeeKi ft.Sunghoon & Jay)
  • Echoes Of A Cold Heart || HEEJAKE
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • ✓ Home
  • Winter - sungjake ✓
  • Chains of Devotion (WonJay)
  • Serendipity in London (Heejake) END
  • Unspoken Vows (Heejake) END

Di balik rumah tangga yang tampak sempurna, tersembunyi luka yang tak terlihat dan dosa yang berbisik pelan. Shim Jaeyun, seorang istri yang mencintai sekaligus menyakiti, terperangkap dalam hubungan gelap dengan Heesung-sahabat suaminya sendiri. Sunghoon, suami setia yang buta oleh cinta, berjuang mempertahankan pernikahannya tanpa tahu bahwa pengkhianatan telah tumbuh di dekatnya. Sementara itu, Niki, anak mereka, menjadi saksi bisu dari kehancuran yang perlahan merayap ke dalam keluarganya. Namun cinta tidak mati begitu saja. Dalam pusaran penyesalan, obsesi, dan pengorbanan, batas antara benar dan salah mulai kabur. Ketika cinta mulai berdarah dan dosa mulai bersuara, hanya satu pertanyaan tersisa: sampai kapan semua ini bisa bertahan sebelum akhirnya runtuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines