Anak Yang Tak Pernah di Anggap [End]

Anak Yang Tak Pernah di Anggap [End]

  • WpView
    Reads 17,188
  • WpVote
    Votes 743
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ayana Varsyafa selalu menjadi bayangan di keluarganya. Lahir sebagai anak bungsu dari keluarga Baskara, ia tumbuh tanpa kasih sayang, tanpa pengakuan, tanpa kebahagiaan. Ayah dan ibunya hanya peduli pada dua kakaknya-Marvin Rayzuren Baskara, seorang dokter kebanggaan, dan Marven Naufal Baskara, calon pengacara sukses. Tidak peduli seberapa keras Ayana berusaha, dia tetap tidak pernah cukup. Saat sakit, dia dibiarkan. Saat menangis, tidak ada yang mendengar. Saat berbicara, mereka mengabaikan. Satu-satunya yang peduli padanya hanyalah sang nenek, Rumi Agista. Tapi nenek terlalu tua untuk melawan ketidakadilan yang terus menekan Ayana. Hingga suatu hari, Ayana lelah. Dan ketika keluarga akhirnya menyadari keberadaannya, semuanya sudah terlambat.
All Rights Reserved
#1
gakdianggap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aresya Audi ΔEndΔ
  • Rumah Tanpa Pintu [TERBIT]
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • GISTARA (TERBIT)
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Titik Balik
  • Seorang Ayah?

Aresya Audi Wijaya.. Yang sekarang menjadi Aresya Audi Maurine Oliver. Hanya tentang bagaimana ia menjalani hidup, tanpa orang tua, keluarga maupun teman. Menjalani kerasnya hidup selama 8 tahun, tanpa sang nenek yang menyayanginya dan menganggapnya ada. Saat ia mencoba menerima mereka yang mendekatinya, mereka semua selalu memanfaatkannya. Hingga ia tak lagi memiliki rasa percaya pada siapa pun selain dirinya sendiri. Saat itulah, sebuah keluarga besar memintanya untuk menjadi bagian dari keluarga mereka. "ABANG! ENGGAK! LEPASIN ABANG! ABANG AWAS!" DOR Banyak misteris yang satu persatu terpecahkan dan terkuak. Mampukah Asya menghadapi dan melindungi keluarga barunya, dari bayang bayang keluarga lamanya. "Maaf ayah~ Adek minta maaf~ Ayah harus kuat ya~ Ayah gak boleh sedih lagi~" ucap Asya lirih di sisa sisa kesadarannya, diakhiri dengan senyum. Sebelum akhirnya ia jatuh tak sadarkan diri. Simak terus kelanjutan ceritanya ya~

More details
WpActionLinkContent Guidelines