Anak Yang Tak Pernah di Anggap [End]

Anak Yang Tak Pernah di Anggap [End]

  • WpView
    Reads 17,089
  • WpVote
    Votes 742
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 20, 2025
Ayana Varsyafa selalu menjadi bayangan di keluarganya. Lahir sebagai anak bungsu dari keluarga Baskara, ia tumbuh tanpa kasih sayang, tanpa pengakuan, tanpa kebahagiaan. Ayah dan ibunya hanya peduli pada dua kakaknya-Marvin Rayzuren Baskara, seorang dokter kebanggaan, dan Marven Naufal Baskara, calon pengacara sukses. Tidak peduli seberapa keras Ayana berusaha, dia tetap tidak pernah cukup. Saat sakit, dia dibiarkan. Saat menangis, tidak ada yang mendengar. Saat berbicara, mereka mengabaikan. Satu-satunya yang peduli padanya hanyalah sang nenek, Rumi Agista. Tapi nenek terlalu tua untuk melawan ketidakadilan yang terus menekan Ayana. Hingga suatu hari, Ayana lelah. Dan ketika keluarga akhirnya menyadari keberadaannya, semuanya sudah terlambat.
All Rights Reserved
#9
gakdianggap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZAWIL
  • Avyan (End) ✓
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • ANATHAN  || END
  • GISTARA (TERBIT)
  • Kesedihan [SELESAI]
  • KARA
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Rumah Tanpa Pintu [Completed]
ZAWIL

Zawil Arzendra adalah remaja cerdas yang menyimpan banyak misteri. Sebagai pewaris perusahaan terbesar di Jakarta, hidupnya telah digariskan-meneruskan kerajaan bisnis sang ayah. Tapi di balik semua itu, Zawil menyimpan mimpi yang tak pernah didukung siapa pun... bahkan oleh orang tuanya sendiri. Sementara itu, Azura Xaviera, sahabat masa kecilnya, tumbuh menjadi gadis ambisius yang terlihat percaya diri dan berani mengambil risiko. Namun, tak ada yang tahu bahwa di balik senyum dan prestasinya, Azura hidup dalam bayang-bayang kakak-kakaknya. Ia terus dibandingkan, dituntut, bahkan tak diberi ruang untuk menjadi dirinya sendiri. Zawil dan Azura saling memahami-dua jiwa yang terluka, saling menjadi tempat bernaung. Tapi waktu dan takdir memisahkan mereka. Zawil harus memilih warisan keluarganya, dan Azura harus bertahan seorang diri dalam dinginnya ekspektasi. Kini, mereka kembali dipertemukan di bangku SMA. Rasa yang dulu pernah tumbuh masih tersisa, namun luka lama dan ambisi pribadi menghalangi segalanya. Dalam pusaran cinta, impian, dan luka keluarga... mampukah mereka melawan takdir? Atau harus kembali merelakan segalanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines