senja milik tuhan

senja milik tuhan

  • WpView
    Lecturas 50
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 20, 2025
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Cultura e Identidad
Acción y Suspenso
Sebagai anak terakhir dari keluarga Raespati, Senja selalu dianggap sebagai sosok yang rapuh, perlu dilindungi, dan tidak tahu apa-apa. Kakak-kakaknya menjalani hidup dengan aturan yang sudah ditentukan keluarga, sementara Senja selalu merasa seperti bayangan-ada, tapi tak benar-benar terlihat. Namun, ketika sebuah rahasia besar terungkap, Senja menyadari bahwa keluarganya tak seindah yang tampak di mata orang lain. Ia mulai mempertanyakan banyak hal: tentang kasih sayang, tentang pengorbanan, bahkan tentang keadilan Tuhan. Jika keluarga adalah tempat pulang, mengapa ia justru merasa tersesat di dalamnya? Di tengah pencariannya akan jati diri, Senja dihadapkan pada pilihan sulit: mengikuti jejak keluarganya atau menemukan jalannya sendiri. Tapi satu hal yang pasti, Senja percaya bahwa dirinya bukan milik siapa pun-Senja hanya milik Tuhan.
Todos los derechos reservados
#535
perselisihan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja di Bandung
  • Senja dan Jingga
  • Dean (END)
  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar
  • kembar yang berbeda
  • Tanyakan Namaku Pada Senja
  • Senja Untuk Amara (TAMAT)
  • AKU BUKAN WANITA JALANG ✔️(DITERBITKAN)
  • Keluarga di Ujung Senja

Dalam sekejap mata, kehidupan Senja berubah total. Seorang pemuda yang tumbuh dalam kehangatan keluarga sederhana, Senja menikmati hari-harinya diiringi oleh puisi-puisi ayahnya yang penuh kebijaksanaan. Namun, ketika sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa kedua orang tua dan adiknya, Senja harus menatap kenyataan pahit: ia yang tersisa, terperangkap dalam kesedihan dan kekosongan yang mendalam. Terjerumus dalam trauma dan duka, Senja merasa kehilangan arah dan tujuan hidup. Namun, di tengah gelapnya penderitaan, ia mendengar bisikan tentang Bandung-kota yang dipercaya sebagai "diciptakan Tuhan saat Tuhan tersenyum." Dengan sisa keberanian yang tersisa, ia memutuskan meninggalkan masa lalunya dan memulai perjalanan menuju Bandung, berharap menemukan secercah harapan dan penyembuhan bagi jiwanya. Di Bandung, Senja menemukan dunia yang berbeda, di mana sejarah dan seni berpadu dalam setiap sudut kota. Di tengah perjalanan itu, ia bertemu Arlana, seorang seniman jalanan dengan jiwa kritis yang mengerti bahasa keindahan dalam setiap goresan lukis dan nada gitar. Melalui pertemuan mereka, Senja mulai menulis kembali puisi-kata-kata yang dahulu menjadi warisan ayahnya. Setiap bait yang ia tulis adalah pengakuan atas luka yang dalam, sekaligus seruan untuk menemukan kembali arti hidup di balik kesedihan. "Senja di Bandung" adalah sebuah kisah yang mengangkat keindahan puisi sebagai penyembuh jiwa. Di antara deretan puisi yang mengalir, Senja dan Arlana menemukan bahwa setiap luka memiliki sajaknya sendiri, dan bahwa keindahan sering kali lahir dari penderitaan terdalam. Novel ini mengajak pembaca untuk merenungi bahwa meski hidup kerap dipenuhi kehilangan, dari kepedihan itu akan tumbuh harapan baru-sebuah perjalanan batin yang menuntun pada penerimaan diri dan keajaiban dari setiap kata yang terukir di dalam hati.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido