Vibration of Destiny

Vibration of Destiny

  • WpView
    LECTURAS 95
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 18, 2025
Setelah bercerai,Zoya kembali ke orang tuanya dan berencana untuk melanjutkan studi nya yang tertunda ke jepang, negara yang sangat ingin dia kunjung sejak dulu. Ketika Zoya memulai kehidupan barunya sebagai mahasiswi,ia bertemu dengan Ryuzen,pria tampan yang popular di Universitas mereka yang ternyata tertarik pada dirinya.. Zoya yang tadinya ingin menjalani hidup yang tenang,kini harus dihadapkan dengan Ryuzen yang terlihat berusaha mendekatinya. "Apakah aku bisa,hidup bahagia" Kehidupan Ryuzen sangat tertutup,namun sepertinya ia bukan orang sembarangan. "Siapa sebenarnya Zen,kenapa dia begitu misterius.."
Todos los derechos reservados
#262
dramaromantis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ZYSAVA : Cinta Mendarat di Hati Sang Perancang Langit"
  • Because I Love You
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • Bagaimana, Pak? (Complete)
  • 1 hati 2 cinta
  • JODOHKU DOSEN TAMPAN (Tamat)
  • Mengandung Anak Tuan Arvind
  • Behind Our Eyes
  • Kamu & Tugas Dari Semesta [SUDAH TERBIT]

Kembali ke kampus setelah menyelesaikan pertukaran pelajar, Alshava tak menyangka hidupnya akan dipenuhi kekacauan. Semua bermula dari perjodohan yang tidak diinginkan dan Zyrion, pria dingin dari Teknik Penerbangan yang sama baru menyelesaikan pertukaran pelajar, yang seolah selalu menjadi pusat masalahnya. "Aku tidak tertarik dengan perjodohan ini," ujar Alshava tajam. Zyrion menatapnya dengan ekspresi datar, lalu menyeringai kecil. "Bagus. Karena aku juga tidak pernah menginginkanmu." Namun, takdir seolah bermain dengan mereka. Dari pertengkaran panas hingga pertemuan yang tak bisa dihindari, keduanya terjebak dalam hubungan yang semakin rumit. "Kau menyebalkan," geram Alshava. "Tapi kau selalu melihat ke arahku," balas Zyrion santai, membuat gadis itu terdiam. Di antara ambisi, ego, dan perasaan yang tak terduga, batas antara benci dan cinta semakin kabur. Tapi saat kenyataan mulai menghantam, mampukah mereka bertahan-atau justru hancur oleh perasaan mereka sendiri?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido