We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
JANJI DI ATAS AWAN [ END ]

JANJI DI ATAS AWAN [ END ]

  • WpView
    Reads 493
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
Slice of Life
Highschool
Di antara langit yang membentang luas dan puncak yang menjulang tinggi, dua pasangan sejati melangkah dalam perjalanan yang lebih dari sekadar pendakian. Mereka mencari arti-tentang kebersamaan, tentang impian yang terjalin di setiap langkah, dan tentang janji yang pernah terucap, kini menunggu untuk ditepati. Angin gunung berbisik membawa kenangan, kabut menyelimuti jejak yang mereka tinggalkan, sementara matahari terbit di cakrawala menjadi saksi perjalanan hati yang tak hanya mendaki ketinggian, tetapi juga menapaki makna yang lebih dalam. Di atas awan, mereka menemukan bahwa cinta bukan hanya tentang sampai di puncak bersama, tetapi juga tentang bertahan dalam setiap badai dan berbagi hangatnya mentari di pagi yang dingin.
All Rights Reserved
#546
smk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BATAS RASA (TERBIT)
  • Setitik Tinta
  • Kepada Rindu Yang Semestinya
  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Langit Yang Sama
  • Lintasan Waktu di Sekolah
  • Elegi Di Atap Sumatera Series
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Coffe Shop
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • CHERISH
  • the best choice
  • Nightfall
  • Di Antara Akar dan Langit
  • Dermaga Tua

Seperti matahari yang memberikan cahaya tetapi tak pernah mampu menyentuh bulan, demikianlah perasaan manusia-terbatas oleh jarak yang tak terlihat, terpisah oleh waktu yang tak tergapai. Zhafira Vanalika adalah jiwa yang hidup dalam persinggahan malam dan siang, di mana hatinya memantulkan terang dan gelap yang saling berkejaran. Seperti bulan yang tak bisa melampaui orbitnya, Ia membatasi dirinya, menutup pintu pada dunia. Ia membatasi setiap asa agar tidak lagi bertemu rasa. Perjalanan Vana adalah elegi tentang batasan yang membuat manusia rapuh sekaligus kuat. Hingga kemudian seseorang menyadari kilau pedih dari matanya yang kosong, ia datang seperti mahluk asing yang mampu mengubah air mata menjadi ketenangan, kehadirannya membuat Vana berani kembali berharap, bahwa semesta mengirimkan pada sebuah rencana paling baik setelah perjalanan paling sakit. Perjalanan ini mengantarkannya pada sebuah keinginan untuk tidak memilih bulan atau matahari, akan tetapi menjadi langit. (BEBERAPA PART DI HAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN)

More details
WpActionLinkContent Guidelines