Dominant boyfriend

Dominant boyfriend

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 12, 2025
Luca, seorang remaja yang kehilangan arah, seringkali mabuk mabukan di usianya yang masih 17 tahun,bukan tanpa alasan. dia melakukan semua ini sebagai pelampiasan, terkadang dia balapan atau mengikuti pertandingan bertarung, semua itu demi melampiaskan emosinya. orang tua? bahkan dia sudah kehilangan sosok itu ketika usianya menginjak 9 tahun, bukan meninggal, bukan juga cerai, melainkan mereka membuang Luca. meskipun masih diberikan uang bulanan, dan uang biaya untuk sekolah masih orang tua yang menanggung, namun tetap saja bukan? dia hidup di rumah kecil, jauh dari keluarganya. suatu hari, dia tak sengaja menabrak mobil seorang pria. dan tanpa diduga, hidupnya berubah semenjak itu. penasaran?? yuksss bacaa! votee jugaaa! cr: on pinterest!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Equanimity(End)
  • ratu gaul/modern (yizhan)
  • sugar baby
  • Vampire obsession bxb (Tamat)
  • 24/7-VerDika (BxB)🔞
  • accidentally
  • Apa Salah Ku? [TIDAK DI LANJUTKAN]
  • Miracle Love [Omegavers]
  • Sun

wajah yang tampan dengan tubuh seksi memang menjadi daya tarik raka yang sering dijuluki sebagai pangeran sekolah. tapi wajah yang tampan sangat berbanding terbalik dengan tingkah dan penuturannya yang sering menyakiti lawan bicaranya, terutama para gadis penggila visual yang mencoba menyatakan perasaan pada raka. namun kali ini agaknya raka sedang dalam nasib buruknya karena menolak seorang gadis cantik dengan mempermalukannya didepan ribuan pasang mata. hingga raka harus berurusan dengan seorang murid pindahan berwajah datar minim ekspresi yang menyimpan kebencian padanya karena telah menyakiti sepupu perempuannya. • • • Enjoy 💜

More details
WpActionLinkContent Guidelines