Blood or Death

Blood or Death

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 17, 2025
"Apa kalian tau, pada beberapa abad yang lalu... " Lilin ditiup /fuh, Langkah kaki mulai memasuki ruangan dengan senyap. "Para manusia memburu gadis tak berdosa, menggantung nya di tiang, atau bahkan membakar mereka. Siapa yang tau, apakah jiwa mereka tenang atau jiwa mereka meraung meminta belas kasih Tuhan?" Suara wanita itu terdengar begitu tenang dan penuh rasa sakit itu cukup untuk menyayat hati "ya, sejatinya manusia hanya berprasangka, memfitnah atau bahkan hanya ingin seseorang dalam kesengsaraan? orang-orang bertanya 'Kenapa harus wanita?' semua orang diam, berbisik 'Karna wanita adalah makhluk penggoda, iblis pun akan tunduk pada mereka' " Ia merasakan tangan seseorang memegangi pundaknya, Jari-Jari dingin menyentuh bahunya dan... Visual by aespa
All Rights Reserved
#174
alternatifuniverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • bisikan
  • Her Seven Lies ✔️
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • Stunning Edge  绝色锋芒 Jilid II
  • (TAMAT)(18+) ARINA si penata rias
  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • MALEVOLENCE
  • Gentayangan di Kereta Terakhir
  • AIR MATA IBLIS : untold story of Kanaya
  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
bisikan

sebuah bisikan yang memekikkan telinga. Bisa di bayangkan jika kalian hidup dengan bisikan-bisikan aneh dan hanya kamu yang bisa mendengarnya. "tolong.... tolong" diana seorang remaja berusia 16 tahu hanya terbelalak mendengan bisikan ditelinganya yang membuat bulu kuduknya berdiri. serasa ada semilir angin di telinganya, yang membuatnya kedingin untuk sementara waktu. diana yang sudah terbiasa dengan suara-suara gaib sedari kecil, kini sudah biasa dengan bisikan itu karena selama ini bisikan-bisikan yang dia dengar tidak pernah menuntut dan menyakitinya. hingga suatu hari ketika diana dan keluarganya pindah rumah di daerah bogor. rumah yang di tinggalinya sekarang adalah rumah tua yang bergaya ala jaman belanda dulu. walaupun tidak membuat keindahan alam di sekitarnya redup. "waaaaaah .... indah sekali" kata diana dengan senyumnya yang mengembang. "tolong aku.... tolooooooong" suara itu memekikkan telinga dengan jeritan yang mengerikan akankah hidup diana akan berubah jika dia pindah ke rumah barunya ? baca ceritanya ya! jang lupa vote, coment dan share

More details
WpActionLinkContent Guidelines