Kumpulan Puisi : Rumah Sang Perindu

Kumpulan Puisi : Rumah Sang Perindu

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2026
Ini adalah rumah bagi mereka yang pernah kehilangan, yang menunggu dalam diam, dan yang masih mencari makna di balik perpisahan. Ada rindu dari kata pulang, menanti ditemukan dalam bait-bait yang tak pernah usai. --- by : @fidellaconseta 🚫 jangan repost di manapun
All Rights Reserved
#51
pulang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desahan Rindu
  • Puisi Kemana Saja
  • The Wait is Over
  • Seutas Gelabah
  • Setelah Langit Berbisik
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Coretan Rindu
  • Puisi Romantika Kuno

"Mencintaimu adalah penghargaan yang luar biasa." Bukankah desahanku itu nikmat bagimu, Tuan? Lantas mengapa kau jahit mulutku? Terus saja mengambil dalih cinta sebagai pagar dari gelombang nafsu! Terus saja kau salahkan desahanku, tapi kau timang jemariku! Terus saja kau salahkan desahanku, tapi kau mandikan rambutku! Puisi adalah cinta, cinta adalah puisi Tak ada kata adalah yang berperan sebagai definisi Tak ada bahasa tubuh yang berperan sebagai penguasa ilusi Semua dirancang dengan peluh dingin, mengingat seberapa besar pasukan itu menguasai komposisi seraya mengatakan; "Desahanku, rambutku, jemariku, mulutku ... sudah melapor apa kepada sang Illahi? Rasakan!!" 🔼🔼 PUISI DESAHAN RINDU Puisi bergenre romance yang lorong waktu tokohnya sedang dirogoh oleh jari tengah kekasihnya. Pengekspresian rindu sampai pada sel-selnya akan dijeritkan dalam puisi ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines