Pelaminan Kedua (Terbit)

Pelaminan Kedua (Terbit)

  • WpView
    Reads 5,059
  • WpVote
    Votes 149
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 19, 2025
Tidak pernah terlintas dibenak Meida untuk menjadi surrogate mother. Namun, Niniek memohon kepada Meida untuk menjadi surrogate mother cucunya. Kanaya sepupu Meida sudah menikah lima tahun tetapi belum dikaruniai anak. Mulanya Meida ragu untuk menerima tawaran Niniek, apalagi ia harus menikah siri dengan Farraz suami dari Kanaya. Namun, ia membutuhkan uang untuk menghidupi dan menyekolahkan anak-anaknya. Ia terpaksa menerima tawaran menjadi surrogate mother. Meida diperkenalkan dengan keluarga calon suaminya. Di sana ia bertemu dengan Hardi. Hardi adalah paman Farraz. Ia seorang pengusaha yang kaya raya. Hardi memberikan perhatian besar kepada Meida. Ia tidak segan-segan menyewakan apartemen penthouse di Singapura untuk Meida. Pada suatu ketika Meida kesulitan menghubungi Kanaya dan Farraz. Mereka tidak menjawab pesan dan telepon dari Meida. Kekhawatiran Meida hilang ketika Heni, Ratu, Niniek dan Hardi datang mengunjunginya. Namun, kedatangan mereka bukan hanya sekedar mengunjunginya. Mereka datang ke Singapura membawa kabar penting untuk Meida.
All Rights Reserved
#27
suamiorang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Audrey
  • Tuan Muda: Ragatama
  • Love In The Ocean [END]
  • VAREN: Imperfect Husband
  • Terpaksa Di Nikahi Pria dingin (Korban Salah Rahim)
  • Unexpected Husband
  • Freaky Family [END]
  • PERNIKAHAN SIRI MENJADI RESMI
  • ...
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)

Hidup kadang berjalan tidak sesuai harapan. Kemana takdir membawamu? Itulah pertanyaan yang selalu ada di benak Audrey Liu. ~~~ "Maaf, sepertinya ini anakku." "Apa maksudmu? Kau gila ya? Bagaimana bisa kau mengatakan hal semacam itu?" "Tunggu, tunggu. Jangan takut. Aku tidak berniat menyakiti kalian." Pria itu mengulurkan kedua tangannya, meminta wanita beranak satu itu tenang. "Aku hanya melihat tanda lahir yang sama denganku di tangan anak ini." "Jangan asal bicara kau. Ini anakku." Audrey mengambil satu langkah lebih jauh. "Aku tidak asal bicara. Keluargaku memiliki tanda lahir yang sama turun-temurun. Di lokasi yang sama juga. Lihatlah." Sang pria menggulung lengan kemeja kanannya dan menunjukkan tanda lahir yang sama persis di bagian atas pergelangan tangannya. Audrey tidak percaya akan apa yang dilihatnya secara sekilas. Alhasil ia mendekat dan melihat bahwa tanda lahir mereka memang sama. Bentuknya seperti instrumen musik cello. "Apakah usia anak ini tiga tahun? Jika memang benar, artinya kau mengandungnya dengan donor spermaku. Bukan begitu? Kita bisa melakukan tes DNA." Pria itu menebak dengan tepat sekali. "Pergi, atau aku akan melaporkanmu pada polisi." Audrey mengancam. Dirinya tidak mau berhubungan dengan siapapun yang berkaitan dengan asal-usul sang putri. ________________ Copyright 2023. Yohana Ekky Tan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines