Red [Cerita Pendek]

Red [Cerita Pendek]

  • WpView
    LECTURES 14,577
  • WpVote
    Votes 987
  • WpPart
    Chapitres 37
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., févr. 14, 2026
"Nara, kamu nggak bisa seenaknya gitu dong sama perasaan orang." lelaki tampan dengan fitur rupa setara deskripsi dewa-dewa mitologi Yunani yang acapkali diagung-agungkan oleh hampir setiap insan itu melayangkan protes, menatapku lekat penuh goresan yang tak payah disembunyikan dari balik matanya. Aku menoleh, menerobos masuk dalam sukma lewat bulat besar matanya yang teduh, "Emang aku seenaknya gimana, Kak?" tanyaku pada Pramudya, yang entah sudah keberapa kali dicobanya gapai kedudukan yang terlanjur kukerek naik hingga sukar bagi tiap insan yang hendak mencapai. Dada Pramudya naik turun. Ia memejamkan matanya sejenak, sambil kuserok lagi keteguhan hatiku untuk tetap berada di puncak, menolak terlena dalam tawarannya akan ikrar tuk merengkuhku di hari tergelap yang terkadang mampir tuk kecohkan pandanganku akan masa mendatang. Kelopak mata Pramudya kembali terbuka - masih luka disimpannya disana. "Yang deketin aku pertama kan kamu, terus waktu aku tertarik juga ke kamu, sekarang kamu bilang kamu nggak mau ada di hubungan apapun? Itu maksudnya apa kalau nggak semena-mena?" Pramudya curah perasaannya dengan marah, meski tetap rendah nadanya teralun. Aku tertawa kecil. Lelaki yang cermat. Sungguh jika masih tersisa percaya meski hanya seujung kuku dalam hati, rela kuselami palungku demi Pramudya. Namun sayang, lenyap sudah pandangan baikku akan cinta, hingga yang tersisa bagi Pramudya hanyalah Nara yang rapuh lekat dengan segala traumanya.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • HEARTBREAKING (On Going)
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Arunika
  • ARGLADIS
  • Dibalik Tawa
  • GRIZLEN {On Going}
  • Aksara Lingga
  • GILANG ABRAHAM
  • Mahligai Sunyi
  • Aku Adalah Lukamu

~HEARTBREAKING~ _________________________________________ Perlahan ia melangkah,menepis jarak yang terbentang diantara keduanya.Hingga akhirnya ia mensejajarkan dirinya tepat didepan gadis yang wajahnya kini tampak basah,campuran keringat juga air mata"Berapa?"satu kalimat yang mampu membuat gadis yang tak lain ialah Arum tersentak detik itu juga. "Kak-" "Berapa dia bayar lo?"tukas Adrian dingin,tanpa perduli air mata Arum yang kian tampak deras"sebut aja!Gue bayar 1000 kali lipat-"katanya menggantung dengan pandangan mata yang seolah tengah menelanjangi Arum . "Kak-" "Syaratnya cukup puasin gue sekali,cuma sekali ! listen?"potongnya penuh penekanan disetiap katanya,sementara ditempatnya Arum menggeleng keras seraya menangis tersedu. _________________________________________ WARNING : 17+ "MENULIS TAK SEMUDAH MEMBACA " Story by :orangeflavours Ig :@flavoursorange Twitter : @orangeflavours Youtube : @orangeflavours

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu