Delapan Ranah Bintang

Delapan Ranah Bintang

  • WpView
    LECTURAS 0
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 17, 2025
Berisi tentang kisah persahabatan delapan orang remaja. Mencari arti kehidupan dan kebahagiaan. »»--⍟--«« "Sekolah disini tuh kaya berkah buat gue, tpi juga kaya bencana buat gue. Berkahnya gue bisa ketemu kalian, bencana nya gue disini rasanya udah kaya mau mati frustasi karena keadaan." Jelas Kalyn. "Gue bersyukur banget ketemu kalian, disaat keluarga gue cuma bisa nya nyuruh gue buat jadi sempurna, kalian mau nerima gue apa adanya bahkan jadi penutup celah kekurangan gue." Balas Michelle sembari tersenyum, senyumnya manis dan anggun seolah ada sesuatu makna tersirat diantara kalimatnya. "Gue antara bersyukur sama nyesel sih ketemu sama konplotan setan kaya kalian. Gue bersyukur karena disaat orang-orang di luar sana cuma mandang gue dari kelebihan gue dan nge _judge_ kekurangan gue, kalian malah jadiin kekurangan gue sebagai hal yang harusnya ga gue sesali. Tapi gue nyesel ketemu kalian karena gue tau, pertemuan kita ga akan selamanya bisa abadi." Ungkap Daniel dengan raut yang sulit untuk diartikan. "Kalo gue sih, bersyukur banget ya karena bisa ketemu kalian. Karena selama ini temen gue selain kalian banyak nyakitinnya, ga kaya kalian banyak bikin gue ketawanya, bahkan kemarin gue ada masalah kalian bantuin gue bukannya malah nge judge." Sahut Aca dari bangku pojok. "No komen sih kalau gue, yang pasti gue seneng jadi bagian cerita kalian" Kini berganti Andra yang menyahut dengan raut santainya. "Yahh, setidaknya kalau gue gabisa balik ke rumah, gue masih ada rumah lain." Ujar Zergan, yang mendapat anggukan setuju dari Ariz. "Kalau aku nih, jelas senang kali ada kalian. Soalnya kalau ku tantrum juga bakalan ada yang lebih tantrum, kalau ku gabut ada yang bisa ku nistain, kalau ku kesepian ada yang bakal grecokin." Kali ini Freya yang berbicara, menyahut dengan logat Palembang nya yang khas, juga dengan raut wajah yang begitu berseri menceritakan bagaimana beruntungnya dia. "Jangan sampe pisah ya?"
Todos los derechos reservados
#12
eighteen
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALANA [LENGKAP]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Eliinaa
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • DERSIK
  • ALEYA~~
  • Sudut pandang (felisha)
  • My Friend Is My Strength
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]

Cover by: pinterest ( @itrsnn_) ALANA MACKENZIE. Ia tidak dingin, namun juga tidak ramah. Begitu kira-kira pemikiran setiap manusia yang melihatnya. Ia hidup dengan ibu tunggal. Namun bukan berarti kekurangan kasih sayang. Ia juga mempunyai 4 sahabat yang mana adalah berbeda jenis kelamin dengannya. Bisa dibilang, Alana adalah satu-satunya perempuan diantara empat teman-temannya. Dan tentu saja ia paling disayang semuanya. Regan Dirgantara--sahabat kecil yang berevolusi menjadi teman bertengkar Alana. Daffa Raharja-- si manusia es yang hanya kepada Alana ia mencair. Lalu, Ah, menceritakan mereka memang penjelasan paling panjang. Jadi untuk dua sahabatnya lagi, akan Alana ceritakan kemudian. Kehidupan percintaan Alana cukup menyedihkan. Ia mencintai sahabatnya yang ternyata mencintai adik tirinya. Ah, rumit bukan? Dan iya, Alana mempunyai adik tiri yang sungguh ia benci setengah mati. Sudahlah. Cukup sampai disini ringkasan hidup Alana. Karena sebagian cerita, akan kamu baca setelah ini. ~~~ Notes; - mengandung kata-kata kasar, umpatan, dan kata-kata yang tak pantas dibaca bocil! (So, bagi kalian yang merasa ingin membaca, saya gak bertanggung jawab loh ya?!) - 17++ (oke! Sudah sangat jelas ada adegan 17++, ya MESKI SEDIKIT, sih.. tapi kalo kalian tetep GAK BERKENAN MEMBACA, SKIPP AJA!! Jangan asal report, okey?!) - cerita murni hasil pemikiran dan imajinasi Author. Sekian.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido