Story cover for ALDERINO by amandafebriyanty
ALDERINO
  • WpView
    Bacaan 1,560
  • WpVote
    Undian 214
  • WpPart
    Bahagian 20
  • WpView
    Bacaan 1,560
  • WpVote
    Undian 214
  • WpPart
    Bahagian 20
Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Mac 17, 2025
Alderino Zeyn Fernanda tumbuh di bawah bayang-bayang sang kakak, Alfian Gema Fernanda-anak kebanggaan keluarga yang sempurna dalam segala hal. Sejak kecil, Alderino selalu dibandingkan, selalu dinilai kurang, dan selalu ditekan untuk menjadi seperti Alfian. Nilai akademik, pencapaian, bahkan sikapnya harus mencerminkan standar yang telah ditetapkan orang tuanya. Namun, Alderino bukan Alfian.

Berbeda dengan kakaknya yang patuh dan berprestasi, Alderino adalah pemberontak. Ia lelah menjadi boneka keluarga yang harus tunduk pada aturan dan harapan yang bukan miliknya. Semakin keras orang tuanya menekan, semakin kuat keinginannya untuk melawan. Alderino mulai menunjukkan perlawanan-mengabaikan nilai sekolah, menolak ikut kegiatan yang diaturkan untuknya, dan akhirnya mengambil jalan hidupnya sendiri.

Namun, hidup di bawah tekanan bukanlah hal yang mudah. Setiap langkah pemberontakan Alderino justru membuatnya semakin jauh dari keluarganya. Konflik dengan orang tua semakin memuncak, dan di antara semua itu, Alfian tetap menjadi anak emas. Pertanyaannya, apakah Alderino akan terus melawan hingga benar-benar melepaskan diri, ataukah pada akhirnya ia akan menemukan cara untuk berdamai dengan semua ini?
Hak Cipta Terpelihara
Daftar untuk menambahkan ALDERINO pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
#23fattahsyah
Garis Panduan Isi
You may also like
Satria Dirgantara [Complete] oleh BerlianLhegusa5
48 bahagian Cerita Lengkap Matang
Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya
Fractured Cheerfulness (On Going) oleh Baperterussss
24 bahagian Sedang Ditulis
"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?
You may also like
Slide 1 of 9
Cinta Dan Lukanya  cover
ℤ𝔸𝕐ℕ cover
Sheina (Terbit)  cover
Satria Dirgantara [Complete] cover
Fractured Cheerfulness (On Going) cover
Goodbye Angelo ✔️ (Tamat)  cover
PARALYZED cover
Changes a Lot cover
ALDEANDRA [TERBIT] cover

Cinta Dan Lukanya

93 bahagian Cerita Lengkap Matang

"Genggam cinta ini dan hempaskan semua dendam itu, karena cinta tak mungkin tumbuh, jika rasa dendam yang tersisa masih begitu dalam." ° ° ° ° "Kamu sakit apa? Ngomong dong mas, cerita. Selama kita nikah kamu gak pernah cerita kehidupan kamu sedikitpun ke aku, kenapa sih? Aku ini istri kamu loh," ucap wanita paruh baya, yang kini sudah tak mampu lagi untuk menahan air mata karena terlalu khawatir dengan kondisi lelakinya "Tapi saya gak pernah menganggap itu. Dan saya akan cerita ditempat yang menurut saya aman, dirumah yang bila mana saya berada didalamnya akan terus merasa nyaman. Dan itu....." "Dan itu pastinya bukan aku," potong wanitanya, pada seorang yang sedari tadi memberi tatapan elang padanya Wanita yang selalu terlihat tegar dihadapan siapapun itu. Kini, runtuh. Saat mendengar perkataan yang baru saja lelakinya lontarkan, bahwasanya tidak mengganggap dirinya sebagai seorang istri. Lelaki yang selama ini selalu ia kasihi penuh, dengan akar cintanya yang setiap waktu tidak berhenti tumbuh, namun seperti itu balasan yang diberikan. Kini terlambat, berat untuk beranjak lebih jauh. Ia sudah terlalu dalam, karena baginya lelaki tersebut bukan hanya belahan raga maupun jiwanya. Tapi juga, jika dia harus kehilangan seluruh tetes darahnya demi lelaki itu, maka dia bisa memastikan tidak akan muncul rasa penyesalan nantinya.